Minggu, 17 April 2016

Pencapaian Facebook dan Masa Depan Website

Pertama-tama yang perlu dijelaskan adalah Facebook memang website, tapi di sisi yang lain, situs jejaring sosial ini mengubah dirinya untuk lebih jauh melampaui apa yang dikandung dalam makna website. Ini berarti kita mesti memisahkan dua hal yakni antara website secara umum dengan Facebook sebagai dirinya sendiri. Situs yang direka oleh Mark Zuckerberg ini pelan-pelan tapi pasti mengubah peta internet secara umum. Apa yang diubahnya?

facebook dan masa depan website

Dalam agenda F8 yang berlangsung di Fort Mason, San Fransisco pada 12 - 13 April 2016, Facebook memang mengungkap banyak hal. F8 sendiri merupakan acara tahunan yang dihelat Facebook untuk mempertemukan para pengembang/developers dari seluruh dunia. Dalam acara tersebut, Mark Zucekerber menuturkan apa yang telah dicapai oleh Facebook dalam kurun satu dekade keberadaannya.

Dalam sebuah gambar yang telah tersebar di jagat maya, tampak pencapaian Facebook yang telah meraih banyak hal. Secara umum, pencapaian Facebook dibagi menjadi tiga, yakni satu: pembangunan infrastruktur, dua: pembangunan produk diatasnya (sekaligus membeli dua produk yang sudah jadi, yakni WhatsApp dan Instagram) serta tiga: membangun teknologi sendiri. Yang ketiga memang membuat banyak orang cukup tercengang, karena Facebook diketahui sedang merancang laser, internet 5 G, drone dan kecerdasan buatan, di samping virtual reality dan infrastruktur internet yang juga sedang dibangun.


Dari agenda F8 pula, Facebook, sebagaimana dijelaskan oleh Mark, telah digunakan oleh 1,59 Milyar pengguna. Sementara beberapa pesaingnya hanya di kisaran ratusan juta saja. Pinterest maupun Snapchat, hanya memperoleh 100 juta pengguna aktif. Bahkan Twitter, hanya punya 500 juta pengguna aktif saja, tak ada setengahnya dari Facebook. Jejaring sosial besutan Mark ini telah menang segalanya. Apalagi jika dihitung dengan tambahan jumlah pengguna Instagram, WhatsApp, dan Facebook Messenger.

facebook dan masa depan website


Mengubah Tatanan Internet

Determinasi Facebook memang tak bisa dielakkan. Ada banyak penemuan mengenai teknologi di internet, dan meski tak bisa menjadi yang pertama, Facebook telah berhasil membuat dan paling penting mengungguli yang pertama itu. Seperti contohnya 'video live streaming' dimana Meerkat dan Persicope menjadi pionirnya. Namun Facebook secara vulgar menaruh fitur yang serupa, meski cuma berlaku buat akun Fanpage saja. Tidak fair? Mungkin, tapi inilah bisnis.

Belum lagi jika kita melihat bagaimana penetrasi Facebook atas kehidupan nyata penggunanya. Facebook pun bermain di wilayah yang telah dikuasai oleh Google Maps. Mungkin belum memuncaki persaingan, namun lewat Facebook Editor, pelan-pelan Facebook berupaya melampaui Google Maps sebagai penuntun perjalanan.

Mari kita lihat lagi akun Facebook kita. Apakah semua yang bisa kita temukan di internet bisa kita temukan dalam Facebook? Yuk, mari dicek. Informasi terkini lewat berita? Cek. Belanja kebutuhan di online shopping? Cek. Forum diskusi segala bidang? Cek. Tempat belajar macam-macam bidang? Cek. Promosi produk lewat iklan premium? Cek. Apalagi? Silakan ditambahkan sendiri.


Ini berarti, Facebook pelan namun pasti mengubah peta internet dari yang semula mengandalkan browser dengan membuka banyak tab address, kini hanya perlu satu saja, yakni tab address untuk Facebook. Pengguna internet dibuat menghuni jagat virtual bernama Facebook dengan kehidupannya sendiri yang kita tahu seperti apa sifatnya. Ada yang kehidupannya selaras dengan akun Facebook-nya, ada yang mungkin lain.

Masih Relevan 'kah Website

Lalu muncul pertanyaan: apakah membangun website masih relevan? Untuk menjawab pertanyaan ini, mari kita tengok sekitar kita. Apakah dengan memiliki akun Facebook saja, seseorang sudah diangap selaku, misalnya, internet marketer? Atau sudah bonafide-kah sebuah perusahaan kala cuma punya akun Facebook, alih-alih punya alamat website?

Facebook mungkin punya segalanya. Tapi ketika masih banyak orang yang tidak bisa menggantungkan kebutuhan internetnya di Facebook saja, maka keberadaan website masih terbilang relevan. Website pertama kali meluncur pada 6 Agustus 1991, atau sekira 25 tahun silam, sementara Facebook masih berumur 12 tahun. Dilihat dari usianya, tentu Facebook masih muda dibanding website secara umum. Hanya saja melihat dari betapa mudahnya seseorang membuat akun Facebook baik untuk bisnis maupun kebutuhan pribadi, dibanding punya website, maka keberadaan website mungkin hanya ada dalam buku sejarah.

Apa Yang Mesti Dilakukan?

Selaku pengguna internet secara umum, maupun internet marketer secara khusus, kita terjepit diantara dua kutub besar. Kutub pertama diwakili oleh ekosistem yang dibangun oleh Facebook, sementara kutub website secara umum diwakili oleh Google. Ketika memihak ke salah satu pihak, memang tidak terlampau bijak. Untuk itulah, perlu dibangun proses yang selaras agar baik website maupun akun (fanpage) Facebook tumbuh berkembang untuk membantu kepentingan kita dalam dunia internet.

Admin di beberapa blog. Kunjungi personal blognya di Doel.web.id. Untuk menghubungi saya bisa ke email ini.


EmoticonEmoticon