Minggu, 08 Mei 2016

Google Trips, Sebuah Beta-Test Terbatas

Google Trips merupakan aplikasi baru dari Google. Sayangnya, aplikasi mobile yang dikhususkan untuk kegiatan traveling ini belum tersedia secara umum di layanan Play Store Android maupun iOs. Anggaplah aplikasi ini masih menempati tahapan beta-test. Kebetulan, saya mendapat undangan untuk mencicipi aplikasi ini sekitar lima hari yang lalu melalui email. Saat saya unduh, jumlah pengunduhnya baru mencapai seribuan saja. Apa yang ditawarkan oleh aplikasi ini?

Google Trips

Dalam FAQ, frequently asked questions, alias pertanyaan yang sering diajukan, yang disisipkan bersamaan dengan undangan tersebut, orang-orang yang diundang memang nggak boleh memberikan ulasannya atas Google Trips secara umum. Kami hanya boleh memberikan ulasan secara terbatas, baik di forum diskusi, di app-feedback, dan di blog semacam ini. Jika pun saya 'melawan' Google untuk memberikan ulasan mengenai Google Trips, percuma saja. Soalnya Google bakal mengubahnya baik sebagian maupun keseluruhan apabila aplikasi ini telah diluncurkan secara umum. Ya, namanya juga beta-test. Nah, apa yang bisa saya bagi?

Google Trips

Pertama, Google Trips memiliki kelebihan untuk menyimpan itinerary yang kita buat. Baik itu terkait dengan Reservations, Things to Do, Saved Places, dan Food & Drinks.

Kedua, Google Trips bakal mengirimkan hasil itinerary yang telah dibuat tersebut ke email anda. Jadi hasilnya tersimpan disana namun tetap terintegrasi. Jadi ketika kita memang berkunjung ke tempat yang direncanakan, misalnya Bali, dan kita melewatkan satu tempat yang telah ada di list Things to Do, maka aplikasi ini akan menjadi semacam alarm untuk mengingatkan kita.

Ketiga, aplikasi ini memang khas Google, yakni ringan, terintegrasi dengan semua aplikasi Google dan ikon yang flat.

Keempat, aplikasi ini bahkan bisa berjalan secara offline. Ya, kali, Google pun tahu kalau tempat-tempat wisata nan bersifat gateway bahkan sinyal telepon pun tak tersedia.

Sebenarnya pengen buka begitu banyak spoiler, tapi takut nanti ditegur sama Google. Cukup sekian dulu bahasannya. Tiga bahasan itu sudah banyak yang mengulas entah dengan tajuk 'Google Trips leaked' maupun 'Google traveler's new app' atau apapun saja yang kria-kira mengandung kata kunci 'Google Trips'.

Google Trips

Lalu, mengapa saya bisa dapat undangan itu? Simpel, saya sudah menempati level 3 pada Local Guides. Sementara mendapat akses untuk aplikasi Google terbaru bisa didapatkan hanya dengan Local Guides level 2. Kalau nggak melalui tahapan itu, saya nggak tahu darimana lagi untuk mendapat akses awal program Google yang baru diluncurkan kecuali kamu karyawannya. Kabar pasti peluncurannya pun belum ada, tapi tunggu saja nanti Google Trips bakal tersedia secara umum, dan kabar nggak enaknya, aplikasi ini berbayar loh.

Admin di beberapa blog. Kunjungi personal blognya di Doel.web.id. Untuk menghubungi saya bisa ke email ini.

2 comments

Wih keren. Nungguin aplikasinya rilis aja deh. Semoga bisa ngebantu kita-kita yang seneng ngetrip yak.

mudah-mudahan nggak jadi berbayar :D


EmoticonEmoticon