Sabtu, 02 Juli 2016

Tips Hindari Hacker Dari Mark Zuckerberg


Tips Hindari Hacker Dari Mark Zuckerberg

Awal Juni lalu, dunia teknologi dikejutkan dengan dijebolnya akun Twitter dan Pinterest dari pemilik jejaring sosial nomor wahid Facebook, Mark Zuckerberg. Peretas yang mengaku dari kelompok OurMine ini memang tak banyak merugikan suami dari Priscillia Chan tersebut. Namun sebagai petinggi perusahaan teknologi yang membawahi milyaran 'rahasia' banyak orang, jebolnya akun ini apakah tidak terlampau mengkhawatirkan?

Mark Zuckerberg boleh jadi risau dan menyadari kekeliruannya dengan membuat password yang cuma 'dadada'. Alih-alih memberikan keamanan standar dengan membuat password yang cukup rumit, Mark pun membuat password yang sama untuk kedua akunnya di dua jejaring sosial tersebut. Meski tak terlalu memikirkan ulah peretas tersebut, namun di kehidupan biasanya, Mark memang cukup berhati-hati dengan aksi peretasan.

Facebook memang terlahir dari para peretas ulung. Secara sederhana, hal ini bisa dilihat dari film Social Network, dimana Mark membangun Facebook di kamar asrama mahasiswanya. Saat Facebook baru muncul, Mark menguji website-nya dengan memanggil hacker atau peretas terbaik di Harvard. Maka sebagaimana umumnya perusahaan di bidang internet, uji keamanan ini selalu menjadi prioritas nomor satu. Ketika seseorang bisa membangun sesuatu, maka ia pun punya kapasitas untuk mengetahui celah dari jenis sesuatu yang dibangunnya tersebut. Dan ini berarti Mark pun memiliki kapasitas sebagai peretas dan bisa dikatakan punya kapasitas untuk memberikan sedikit tips untuk menghindari aksi peretasan ketika seseorang berselancar di internet.

Dilansir dari banyak media, saat perayaan 500 juta pengguna aktif Instagram minggu kemarin, Mark tanpa sengaja memperlihatkan perangkat laptopnya. Apa merknya? Kabarnya Apple Macintosh, tapi bukan merk yang membuat laptop itu jadi perbincangan. Ada tiga hal yang menjadi sorotan media, yakni Mark menutupi mic dan webcam-nya dengan selotip, serta ia menggunakan Thunderbird sebagai layanan emailnya. Terkait penutupan webcam dan mic tersebut, apakah itu untuk menghindari peretasan? Berikut beberapa alasan dari Mark Zuckerberg terkait keamanan dalam berinternet sebagaimana dilansir The Second City tempo hari.

Tips Hindari Hacker Dari Mark Zuckerberg

1. Menutupi Webcam juga mic dengan Selotip

Pernah menonton film asal Jerman Who Am I: No Sistem is Safe? Di film ini terlihat bagaimana proses peretasan dilakukan dan bagaimana fungsi dari webcam. Kalau webcam ditutupi, seperti saran dari Mark Zuckerberg, maka ketika komputer telah disusupi peretas, mereka tak bisa tahu kondisi nyata dari korban peretasan. Ditambah pula tak mendapat suara karena mic pun ditutup. Dan ingatlah, jangan pernah tidak memakai baju, apalagi sampai telanjang ketika berhadapan dengan komputer.

Perihal menutupi webcam dengan selotip ini pun dilakukan oleh Direktur FBI, James Comey. Bahkan kelompok aktifis hak-hak digital di Amerika, EFF, menjual stiker untuk webcam secara reguler. Isu ini memang cukup mengkhawatirkan, sehingga daripada berujung hal yang kelak mengganggu kehidupan, apa susahnya menutup webcam dengan selotip ketika tak digunakan.

2. Jangan Mengakses Hal-Hal Penting Ketika di Wi-Fi Publik

Sebuah kafe atau tempat apapun dengan jaringan Wi-Fi yang terbuka merupakan sinyal bagi siapapun agar tak membuka sesuatu yang penting di internet. Mark mengingatkan mengapa Wi-Fi umum disebut dengan hotspot atau titik panas, karena tempat-tempat tersebut mampu 'membakar' seseorang. Jadi tak usah membuka sesuatu yang penting ketika memakai jaringan internet terbuka semacam itu. Sesuatu yang penting itu misalnya Internet Banking, akun Paypal, maupun email.

3. Pakai Nama Yang Aman Untuk Password

Mark Zuckerberg menyarankan agar memakai kata-kata yang sulit untuk password. Karena ia telah membuktikannya, bahwa sebuah kata 'dadada' untuk password betapa mudah untuk diretas. Pakai saja misalnya KD78_%@ atau KaMpR33t alih-alih memakai simanis123. Mark pun menambahkan agar password itu mesti diganti secara reguler setiap satu atau dua bulan sekali.

4. Jangan Pernah Mengakses Situs Pornografi

Kalau mau mengakses situs pornografi, pakai saja komputer orang lain, kata Mark Zuckerberg. Seperti diketahui, situs-situs tersebut begitu banyak mengadung malware yang berbahaya bagi komputer. Dan biasanya lewat malware itulah para peretas 'membuka' pintu masuk bagi aksi-aksi peretasan. Namun jika memakai komputer orang lain, kata Mark, jangan menghapus browser history-nya, karena siapa tahu di jaman dimana content begitu overload, seseorang juga butuh hiburan.

Apakah sudah dilakukan beberapa tips dari Mark Zuckerberg diatas? Memang untuk orang-orang yang tidak terlampau terkenal, seperti saya, siapa 'kah yang ingin membuang banyak waktunya untuk melakukan peretasan? Namun sebagai jaga-jaga, sebelum menjadi terkenal, tips itu sebaiknya dilakukan saja.

Admin di beberapa blog. Kunjungi personal blognya di Doel.web.id. Untuk menghubungi saya bisa ke email ini.


EmoticonEmoticon