25 Desember 2016

10 Skill Dunia Digital Yang Paling Dicari Tahun 2017


Setiap tahun, tren dan kecenderungan kebutuhan skill yang dibutuhkan di dunia kerja sangat dinamis. Terlebih di dunia digital yang serba cepat. Hal ini sejalan dengan perubahan-perubahan yang terjadi di bidang kerja tersebut. Lantas skill apakah yang bakal dibutuhkan di dunia kerja tahun 2017 nanti?

LinkedIn sebagai jejaring sosial para pekerja dan profesional di bidangnya masing-masing telah memberikan keterangan dalam blog resminya pada Oktober lalu. Perusahaan yang telah diakuisisi oleh Microsoft dengan harga $26,2 Milyar ini membeberkan sejumlah tren yang telah terjadi di bursa kerja dunia digital pada 2016. Inilah keterangan dari LinkedIn:

Kebutuhan akan pemasar terus menurun

Permintaan akan sales marketing, digital campaign, pakar Search Engine Optimization/Search Engine Marketing (SEO/SEM), dan kawan-kawannya telah habis-habisan direkrut sejak 2015 lalu. Perusahaan telah banyak memiliki skill semacam ini di internalnya masing-masing. Bahkan kebutuhan akan pemilik skill SEO/SEM telah turun lima poin, dan kini duduk di peringkat ke-9.

Kalau diperhatikan, perusahaan marketplace sudah sejak lama membuka keran afiliasi dan buzzer untuk umum. Sehingga kebutuhan akan digital marketing, pakar SEO/SEM tak banyak diperlukan secara terus-menerus. Beberapa hal itu menjadi sebab mengapa kebutuhan akan pemasar terus menurun setiap tahunnya.

Penyimpanan data cloud semakin meningkat

Penyimpanan data secara cloud semakin meningkat beberapa tahun belakangan ini. Tahu cloud storage? Jika belum, coba akses kesini saja. Semakin banyak orang yang menyimpan datanya di basis penyimpanan cloud ini. Banyak perusahaan yang mendirikan layanan cloud, sehingga kebutuhan akan skill untuk membuat dan merawat teknik ini semakin meningkat.

Tahun 2016 ini, menurut LinkedIn, kebutuhan akan pekerja yang punya skill cloud storage menempati urutan pertama. Banyak negara seperti Perancis, Jerman, India, Irlandia, Singapura, Amerika Serikat, dan Spanyol yang menempatkan cloud storage sebagai skill nomor wahid yang paling dicari oleh perusahaan mereka.

Desain grafis mengalahkan penulis konten maupun pembicara

Kondisi semacam ini bukan berarti penulis konten maupun pembicara tidak dibutuhkan lagi. Mereka tetap dibutuhkan, namun di bidang yang lain. Karena untuk dunia digital, presentasi atas data-data yang ada meski diwujudkan dalam bentuk tampilan yang menarik dan mudah dipahami. Itulah mengapa tren grafis untuk menjelaskan sesuatu sejak tahun 2014-an semakin meningkat penggunaannya.

Hal ini pun ditambah lagi dengan user interface atau tampilan antar muka di banyak template website maupun aplikasi yang mensyaratkan tampilan yang bagus sekaligus sederhana dan mudah dipahami.



Beberapa kondisi yang terjadi dua-tiga tahun belakangan ini kemudian membentuk sebuah pola yang ditangkap oleh LinkedIn. Dan dari data LinkedIn yang dikumpulkan dari beragam perusahaan-perusahaan secara global kemudian diambil sepuluh teratas tentang kemampuan yang kemungkinan besar akan dibutuhkan oleh perusahaan tersebut di tahun-tahun mendatang, atau paling tidak di tahun 2017. Dan inilah sepuluh teratas skill tersebut:

1. Cloud and Distributed Computing
LinkedIn sebelumnya telah mencatat jika bidang ini telah menempati kedudukan teratas yang sedang dikembangkan oleh banyak perusahaan. Oleh karenanya, wajar jika skill untuk cloud and distributed computing pun bakal paling banyak dicari. Google, Microsoft, dan Amazon sedang mencari calon pekerja dengan keahlian di bidang ini. Dan berdasarkan situs Payscale, tiga perusahaan tersebut berani menggaji Rp.1 Miliar hingga Rp.1,5 Miliar per tahunnya.

2. Analisis Statistik dan Pengolahan Data
Kebutuhan untuk menggambarkan data sesederhana dan sejelas mungkin telah menempatkan orang-orang dengan kemampuan menganalisa data di posisi teratas. Kabarnya, perusahaan berani membayar pekerja dengan skill ini sebesar Rp.1 Miliar per tahunnya.

3. Pengembangan Aplikasi Mobile
Kemunculan sistem operasi Android memang telah banyak mengubah peta industri smartphone. Industri ini pun mensyaratkan ketangguhan para pengembang aplikasi mobile untuk diluncurkan dan tentu saja mendulang uang dari miliaran pengguna di seluruh dunia. Oleh karenanya, banyak perusahaan yang siap menggaji hingga USD 72,000 atau setara Rp.967 juta per tahunnya bagi pekerja dengan skill di bidang ini.
4. Sistem dan Manajemen Penyimpanan
Rupanya bidang penyimpanan digital sedang menjadi primadona. Banyak perusahaan siap menggelontorkan hingga Rp.13 Miliar per tahunnya untuk pekerja level senior dengan keahlian ini.

5. Pengembang Desain Antar-muka
Desainer antar-muka atau user interface designer merupakan pekerja yang punya keahlian untuk membuat program agar ramah pengguna. Skill ini telah dibutuhkan sejak 2014 silam.

6. Pengamanan Jaringan dan Informasi
Serangan virus, malware, bahkan peretasan merupakan masalah yang selalu muncul di industri digital. Sehingga pekerja dengan skill security yang mumpuni selalu dibutuhkan oleh perusahaan kecil apalagi yang besar. Menurut data dari Payscale juga, orang-orang dengan skill ini dihargai Rp.1,1 Miliar untuk konsultan keamanan, dan Rp.1.5 Miliar untuk arsitek atau pembangun sistem keamanannya.

7. Middleware and Integration Software
Skill ini bukan semata membuat program saja, akan tetapi bagaimana menyatukan program-program yang ada untuk bekerja di bawah sistem yang sama. Kabarnya perusahaan besar kan memberikan gaji dari Rp.947 juta hingga Rp.1,5 Miliar.

8. Pembuatan dan Pengembangan Situs
Sepertinya, sampai kapan pun skill ini terus dibutuhkan sepanjang internet ada. Ibarat manusia yang terus tumbuh dan terus butuh rumah, maka para arsitektur perumahan akan tetap dibutuhkan. Penghasilannya pun bervariasi, menurut situs Glassdoor, penghasilan pembuat situs di perusahaan-perusahaan besar jika dirata-rata mencapai Rp.1,3 Miliar.

9. Desain Algoritma
Alih-alih merekrut pakar SEO/SEM, perusahaan ternyata mau yang lebih komplit. Sehingga mereka merekrut para pakar di bidang algoritma komputer. gaji yang ditawarkan pun sangat menggiurkan. Glassdoor mencatat banyak tawaran dari mulai Rp.967 juta hingga Rp.1,8 Miliar per tahun untuk pemilik skill ini.

10. Pengembangan Program Java
Program Java dibutuhkan untuk mengembangkan kode-kode di game dan aplikasi mobile. Untuk itu, masih sangat banyak perusahaan yang mencari orang-orang dengan spesialisasi ini dan menurut PayScale, mereka berani membayarnya hingga Rp.957 juta pertahun.

Hallo! Tentang saya bisa dibaca disini. Untuk menghubungi pun bisa ke email ini.

4 comments

wah ini digital banget istilahnya hehehe
yang berhubungan dengan komputer atau gadget tetap masih trend ya

boleh juga informasi yang disajikan, tapi program java kenapa diurutan teakhir ya mas? bukannya java penting juga?

tetap eksis terus kalo bidang ini mah

ukurannya bukan penting atau tidak mas, tapi daftar ini dibuat dari seberapa banyak perusahaan yang membutuhkannya. Mungkin perusahaan sudah pada punya pekerja dengan skill java ini.

Silakan tinggalkan komentar ya, tapi jangan pakai anonim biar bisa dikunjungi balik dan jangan nitip backlink karena bakal terdeteksi spam by default... Thanks.
EmoticonEmoticon