8 Desember 2016

Inilah Keistimewaan Bluetooth 5


Bluetooth merupakan teknologi nirkabel yang digunakan untuk melakukan perpindahan data dalam jarak pendek. Awal kalinya, Ericsson merupakan perusahaan yang menemukan dan mengenalkan Bluetooth kepada khalayak. Ingat 'kan nama ini? Perusahaan telekomunikasi asal Swedia tersebut memakai Bluetooth untuk menggantikan kabel data RS-232. Dan hingga saat ini Bluetooth masih menjadi primadona dalam melakukan koneksi nirkabel antar perangkat elektronik.


Dalam perjalanannya sejak ditemukan Ericsson tahun 1994, Bluetooth telah mengalami beberapa kali peningkatan performa. Melalui lembaga Bluetooth Special Interest Group (BSIG), koneksi nirkabel ini terus dikembangkan dan perusahaan yang memakai teknologinya harus distandarisasi terlebih dulu sebelum dipasarkan. Sejak Bluetooth 1.0 hingga yang terakhir adalah Bluetooth 4.2, alat koneksi nirkabel ini telah menjelma menjadi kunci bagi perangkat IoT (Internet of Things). Dan setelah dikenalkan pada 16 Juni 2016, kini telah hadir Bluetooth 5.

Sebelum berharap semua perangkat sudah terpasang Bluetooth 5, agaknya kita mesti menunda hal tersebut. Pasalnya meski sudah dikenalkan enam bulan sebelumnya, Bluetooth 5 baru tahap peluncuran. Semua perangkat yang baru hari ini diproduksi, apalagi sudah dipasarkan, cukup mustahil untuk mendapatkan pembaruan produk. Kecuali perusahaan tersebut mau menelan kerugian untuk menarik produknya dan melakukan produksi lagi untuk memasang Bluetooth 5.

Untuk itu BSIG selaku pihak yang melakukan standarisasi dan pengembangan Bluetooth memberikan keterangan bahwa perangkat elektronik yang terpasang Bluetooth 5 akan hadir pada dua hingga enam bulan mendatang. Jadi sebelum menikmati Bluetooth 5, yuk kita simak dulu keistimewaan dari generasi Bluetooth ke-10 ini.

Dua Kali Lebih Cepat dan Empat Kali Lebih Panjang

Bluetooth 5 akan memakan daya yang lebih sedikit dibanding pendahulunya. Meski begitu versi yang baru ini akan mampu menjangkau jarak empat kali lebih jauh dan dua kali peningkatan kecepatannya. Jika Bluetooth 4.2 mampu melakukan transfer data dengan jarak maksimal 100 meter dengan kecepatan transfer sebesar 1 Mbps, maka Bluetooth 5 setidaknya akan mampu menjangkau objek sejauh 400 meter lebih dengan kecepatan transfer sebesar 2 Mbps. Lumayan.

Jadi dengan Bluetooth ini, IoT makin bisa meningkatkan performanya terkait dengan jarak dan kecepatan transfer data. Ya, mudah-mudahan benar apa yang dijanjikan BSI dengan dua hingga enam bulan perangkat IoT bisa terpasang Bluetooth versi baru ini.

Hallo! Tentang saya bisa dibaca disini. Untuk menghubungi pun bisa ke email ini.

2 comments

sepertinya sekarang saya sudah jarang mendengar share via bluetooth... mungkin perannya sudah digantikan

Bluetooth sudah nggak digandrungi lagi sebagai alat transfer wireless, tapi saat ini jadi penghubung IoT yang paling banyak dipakai.

Silakan tinggalkan komentar ya, tapi jangan pakai anonim biar bisa dikunjungi balik dan jangan nitip backlink karena bakal terdeteksi spam by default... Thanks.
EmoticonEmoticon