8 Januari 2017

Nokia 6, Smartphone Pertama Nokia Berbasis Android


Nokia akhirnya mengenalkan smartphone terbarunya. Setelah sekian lama tenggelam di bawah gemerlap brand lain, Nokia kembali bangkit. Kebangkitan yang barangkali ditunggu oleh banyak orang yang pernah berganti-ganti handphone namun masih setia dengan merk asal Finlandia ini. Ya, Nokia memang tak terlupa. Bak legenda ia hadir kembali menantang banyak nama. Dan dengan mengusung perangkat Android pertama, Nokia hadir dengan Nokia 6.


Sempat bekerjasama dengan Microsoft, nyatanya tak jua melambungkan kembali nama Nokia di industri smartphone kekinian. Sebab menyandang sistem operasi Windows, jelas sudah satu langkah mundur ketika masuk ke dunia smartphone, setidaknya untuk saat ini. Sebab Android merajai market share pengguna smartphone sebanyak 80%. Sisanya dibagi dengan Windows dan iOS. Tentu saja dengan ekslusivitasnya, iOS unggul dibanding Windows.

Sepertinya banyak orang bernafas lega dengan peluncuran Nokia 6 ini. Apalagi, sepertinya Nokia sengaja meluncurkannya dengan mengambil sesi paling akhir setelah smartphone lain seperti Asus AR, Blackberry, Honor 6X, dan Huawei Mate 9 telah meluncur di CES 2017. Dan ya strategi ini memang cukup bagus. Layak untuk dicoba.

Dan sepertinya Nokia pun sedang merancang peluncuran lain, yang mungkin lebih besar dibanding CES 2017 kemarin. Event terdekat, yakni Mobile World Congress 2017 yang akan dihelat di Barcelona bulan Februari, kemungkinan akan menjadi peluncuran yang lebih besar sebagaimana isyarat dari CEO HMD Arto Nummela, yang dikutip Forbes.

Spesifikasi

Ya, Nokia 6 adalah smartphone pertama Nokia yang berbasis Android. Dan untunglah ia sudah langsung dibekali Android Nougat yang menjadi pertanda bahwa jeroannya cukup mumpuni.

Sayangnya, sampai nanti dipasarkan, Nokia belum merilis spesifikasi komplit maupun bocoran hands-on kepada media-media besar. Peluncuran kemarin hanya sekedar rilis pers saja yang disampaikan HMD di situs resminya dan sedikit perkenalan di CES 2017. Namun bukan berarti secara garis besar rilis itu tidak memuat spesifikasi yang cukup untuk menggambarkan betapa smartphone terbaru Nokia ini layak dinantikan.

Nokia 6 dibekali dengan Qualcomm Snapdragon 420 dengan 4 GB RAM dan daya penyimpanan 64 GB. Dapur pacu yang cukup mantap untuk menjalankan sistem operasi Nougat. Nokia 6 sudah mendukung jaringan LTE.

Untuk kamera sendiri, Nokia 6 akan dibekali dengan kamera belakang 16 MP dan kamera depan 8 MP. Sementara untuk suara yang bakal dihasilkan, Nokia 6 akan mengusung dual amplifier yang akan menghasilkan kenyaringan enam kali lebih kencang dibanding amplifier biasa. Tak hanya itu, suara yang dihasilkan pun bakal lebih mantap sebab ada fitur Dolby Atmos.

Nokia 6 akan memiliki layar yang cukup untuk mengoperasikan games yang mutakhir atau menjalankan fitur multimedia lainnya, sebab ia memiliki lebar 5,5 inci. Dan itupun dilindungi oleh 2,5D Gorilla Glass. 2,5D merupakan jenis pelindung yang memiliki lengkungan di sisinya. Hal ini untuk meminimalisir benturan di layar smartphone itu sendiri.

Kaca pelindung yang lengkung di sisinya itu membentuk body smartphone yang juga ergonomis. Terlebih Nokia 6 mengusung bezel yang tipis di sisi kiri dan kanan. Untuk bagian belakang, Nokia 6 dibalut oleh body alumunium yang menawan. Cukup mewah untuk ukuran smartphone middle-entry.

Berikut video perkenalannya:


Harga dan Pemasaran

Untuk produksi Nokia 6 ini, HMD selaku pemegang nama Nokia, memberikan pengerjaannya kepada pabrikan yang juga mengerjakan Apple, yakni Foxconn. Nah berhubung pabrikan ini berada di Shenzhen, Cina, maka tak salah jika debut pemasarannya pun akan di lepas di negeri tirai bambu itu. Meski disana banyak pesaingnya, namun menurut Arto Nummela, Cina masih tetap pangsa pasar yang besar. Sebab diprediksi ada kenaikan 41 juta pengguna smartphone, yang semula 552 juta menjadi 593 juta di negeri ini.

Untuk pemasarannya sendiri, HMD akan menggandeng toko online JD.Com. HMD juga merilis harga yang dibanderol untuk satu set Nokia 6 sebesar CNY 1699 atau jika kurs CNY 1 = Rp.1.929,- maka setara dengan Rp.3.278.160,-.

Sayangnya, Nokia 6 tidak akan meluncur di Indonesia dalam waktu dekat, secara resmi. Sebab sampai saat ini, baik nama Nokia maupun HMD tidak tercantum sebagai pemegang sertifikasi lolos TKDN di situs Kemenperin.

Hallo! Tentang saya bisa dibaca disini. Untuk menghubungi pun bisa ke email ini.

Silakan tinggalkan komentar ya, tapi jangan pakai anonim biar bisa dikunjungi balik dan jangan nitip backlink karena bakal terdeteksi spam by default... Thanks.
EmoticonEmoticon