22 Februari 2017

Inilah Perbedaan Nissan dan Datsun


Nissan merupakan pabrikan mobil asal Jepang. Ya, jika alergi dengan buatan Korea apalagi China, perlu ditekankan lagi bahwa Nissan adalah pabrikan yang berpusat di Nishi-ku, Yokohama, Jepang. Lalu, Datsun sih darimana? Ya sama sih dari Jepang juga, bahkan lahir dari rahim Nissan.

Nissan bermula dari The Kwaishinsha Motor Car Works yang didirikan oleh Masujiro Hashimoto pada tahun 1911. Kwaishinsha kemudian memproduksi mobilnya yang pertama tiga tahun kemudian. Mobil itu disebut dengan DAT. Nama DAT diambil dari nama keluarga Masujiro, yakni Den Kenjiro, Aoyama Rokuro, dan Takeuchi Meitaro.

DAT kemudian dipakai sebagai nama perusahaan pada 1925, yakni DAT Motorcar Co, setelah sebelumnya memakai nama Kwaishinsha Motorcar selama tujuh tahun. Mungkin karena Jepang sedang memasuki masa peperangan, maka mobil penumpang tidak begitu laku di negeri matahari terbit ini. DAT pun memproduksi truk sebagai produk utama perusahaan.

Sementara itu, geliat kekuatan baik dari sisi politik dan ekonomi hadir dari sosok Yoshisuke Aikawa. Pria kelahiran Yamaguchi, Jepang pada 1880 ini kemudian mengambil alih sebuah perusahaan induk, Nihon Sangyo, dari kakak iparnya pada 1928. Nihon Sangyo merupakan kepanjangan dari Nissan. Sebab mengguritanya bisnis Nissan di berbagai bidang, perusahaan ini pun akhirnya mampu membeli lini produksi mobil kecil DAT Motor pada 1933.

DAT yang saat itu sedang memproduksi merk Datson (Datson = Son of DAT, anak DAT) akhirnya diubah menjadi Datsun. Sebab kata 'son' dalam bahasa Jepang berarti kehilangan.

Singkat cerita, Nissan kemudian berkembang setelah prahara jaman peperangan yang dialami bangsa Nippon berakhir. Hingga kini, Nissan Motors Company Ltd telah punya empat lini produksi yang membuat jenis mobil yang berbeda-beda.



1. Infiniti

Nissan Infiniti merupakan lini produksi Nissan yang membuat mobil premium alias mobil mewah. Sayangnya Infiniti mengalami kelesuan dalam menghadapi pasar Indonesia. Bahkan sepanjang tahun 2016, Infiniti baru bisa menjual satu unit mobil saja. Kondisi yang berbalik jika dibandingkan dengan penjualan mobil Eropa dan Jepang lainnya.

2. Nismo

Nissan punya produsen mobil-mobil balap yang disebut Nissan Motorsport International Limited disingkat Nismo. Selain melakukan produksi, lewat Nismo, Nissan pun berpartisipasi dalam beberapa ajang balapan seperti JSPC, JTCC, 24 Hours of Le Mans, Super GT, dan 24 Hours of Daytona.

3. Nissan

Ya, lini produk yang satu ini dikhususkan untuk pembuatan mobil-mobil sehari-hari. Produknya biasa terlihat di jalanan Indonesia, seperti Nissan X-Trail, Nissan Terrano, Nissan March, Nissan Grand Livina, dan lainnya.


Baca juga:



4. Datsun

Datsun bukan lagi DAT yang dulu, namun demi mengenang sejarahnya nama Datsun tetap dipakai. Hanya saja lini produksi Datsun dibentuk untuk membuat mobil-mobil low-cost, ya mobil yang berharga murah.

Datsun menyasar pangsa pasar Indonesia yang dihuni oleh kelas menengah yang ingin berkendara roda empat, namun memiliki budget pas-pasan. Dan strategi ini pun sukses, sebab menurut informasi yang dihimpun dari Detik Oto, Datsun berhasil mendongkrak angka penjualan Nissan Motor Indonesia, terutama di Jawa Barat.

Jadi, sudah tahu dimana letak perbedaan Nissan dan Datsun? Silakan share di kolom komentar ya.

Hallo! Tentang saya bisa dibaca disini. Untuk menghubungi pun bisa ke email ini.

Silakan tinggalkan komentar ya, tapi jangan pakai anonim biar bisa dikunjungi balik dan jangan nitip backlink karena bakal terdeteksi spam by default... Thanks.
EmoticonEmoticon