6 Februari 2017

Oppo Jadi Nomor Satu di China, Urutan Berapa di Indonesia?


Oppo memang bukan nama yang sepadan jika disandingkan dengan Apple, Xiaomi, maupun Huawei untuk kelas internasional. Tapi siapa menyangka jika merk smartphone pabrikan BBK Electronics ini justru menjadi jawara di negerinya sendiri, China. Ini sebuah catatan prestasi, sebab di negara dengan jumlah penduduk 1,3 miliar jiwa itu, menjadi nomor satu apalagi di industri smartphone bukanlah hal yang mudah.


Isyana Sarasvati, brand ambassador Oppo Indonesia.

Jadi berdasarkan laporan pasar terbaru, diketahui Oppo menduduki peringkat pertama di pasar China. Smartphone yang masih punya hubungan saudara dengan Vivo dan OnePlus ini mengalahkan Huawei, Vivo, Apple, dan Xiaomi dari sisi penjualan pada tahun 2016. Data ini diambil dari rilis situs periset pasar, International Data Corporation (IDC) yang berbasis di Massachusetts, AS, pada Minggu (5/2).

Berdasarkan laporan riset IDC, penjualan perangkat Oppo pada tahun 2016 sebanyak 78,4 juta perangkat. Perlu diingat, angka sebanyak itu hanya di China saja. Sehingga market share yang dimiliki Oppo mencapai 16,8%. Pada 2015, Oppo hanya mendapat market share 8,2% dari penjualan 35,3 juta perangkat. Dan IDC mencatat pertumbuhan Oppo dengan angka-angka tersebut telah naik 122,2%.


Tahun 2016 memang bukan tahun yang baik untuk Xiaomi dan Apple. Kedua brand tersebut memang mengalami penurunan performa penjualan dibanding tahun-tahun sebelumnya. Untuk Xiaomi, memang tidak dijelaskan apakah penurunan ini terkait dengan hengkangnya Hugo Barra yang kini berada di Facebook. Sebab dalam keterangan resminya, alumnus MIT itu hanya beralasan kondisi udara China saja yang membuatnya hengkang dari Xiaomi.

Sementara itu, Apple sendiri tidak merilis produk baru yang mampu mendongkrak angka penjualannya. Sebab pengguna smartphone Apple sebenarnya tidak mudah digeser oleh yang lain. Mereka begitu fanatik. Mungkin ketika iPhone 8 sudah meluncur, angka penjualan ini akan membaik.

Bagaimana Oppo di Indonesia?

Menurut laporan dari IDC, pasar Indonesia masih dikuasai oleh Samsung. Varian produknya yang begitu banyak membuat Samsung jadi raja di tanah air dengan market share sebesar 32,2%. Barulah di urutan selanjutnya Oppo bertengger dengan angka market share 16,7%. Disusul kemudian Asus dengan market share 8,2%, Advan 6,0%, Smartfren 5,7%. Dan 25,5% sisanya terdistribusi diluar enam brand tersebut.

Laporan yang dirilis pada pertengahan desember tahun 2016 tersebut menggambarkan penjualan masing-masing brand pada kuartal ketiga di tahun yang sama. Dan posisi Oppo yang berada di urutan kedua pun disebabkan penetrasi offline dan online yang begitu agresif. Sebab jika dilihat dari varian produk yang tersedia, Oppo memang tidak sebanding dengan Samsung.

Angka ini pun sebenarnya bisa jadi banyak berubah jika peluncuran seri Asus Zenfone 3 yang meluncur pada September tahun 2016. Sehingga penjualan dan market share Asus bakal terdongkrak banyak. Dan tentu saja akan mengubah posisi peringkat tersebut. Namun pasar smartphone, sebagaimana pasar yang lain, memiliki sifat yang cukup dinamis, sehingga siapa yang bakal menjadi raja memang agak sukar untuk ditebak.

Namun agresifitas Asus di pasar kurang begitu greget. Kehadiran ponsel asal Taiwan ini seperti masih setengah hati di konsumen bawah. Sementara Oppo dan Vivo terus merangsek ke pasar-pasar yang kurang begitu dilirik oleh brand lain, terutama Asus. Sehingga bukan tidak mungkin Oppo akan menyusul penjualan dan market share Samsung di tahun-tahun mendatang.

Lalu, kamu mau beli smartphone yang mana?

Hallo! Tentang saya bisa dibaca disini. Untuk menghubungi pun bisa ke email ini.

1 comments so far

That greget wkwk
Tapi ty gan info nya bermanfaat buat gw ����

Silakan tinggalkan komentar ya, tapi jangan pakai anonim biar bisa dikunjungi balik dan jangan nitip backlink karena bakal terdeteksi spam by default... Thanks.
EmoticonEmoticon