4 Maret 2017

BlackBerry Aurora Sudah Bisa Dipesan, Ini Spesifikasi dan Harganya


Pekan ini publik sempat tersita perhatiannya terhadap BlackBerry KeyOne. Namun beberapa hari kemudian, fokus itu pun terpecah sebab produsen BlackBerry yang lain pun menelurkan produk terbarunya yang disebut dengan BlackBerry Aurora. Apa dan bagaimanakah spesifikasi BlackBerry Aurora?

Di postingan tentang BlackBerry Merah Putih yang rilis smartphone pertama, sudah dijelaskan tentang BlackBerry Aurora ini. Namun spesifikasi lengkapnya belum terlihat jelas. Dan saat ini, di beberapa situs belanja daring, BlackBerry Aurora sudah mejeng lengkap dengan spesifikasi yang komplit.


Saya ambil data BlackBery Aurora di Lazada. Diketahui, BlackBery Aurora memiliki layar 5,5 inci dengan resolusi 720x1280 piksel full touchscreen. Dapur pacunya dihuni oleh prosesor Qualcomm Snapdragon 425 quad-core (MSM8917) dengan kecepatan proses sebesar 1,4 GHz dengan RAM 4 GB dan daya simpan internal 32 GB. Grafis BlackBerry Aurora ditunjang dengan GPU Adreno 308. Dari sini terlihat spesifikasinya ditujukan untuk pemakaian level menengah.

Proyek pertama perusahaan joint venture antara BlackBerry dan PT Tiphone ini merupakan ujian awal bagi kembalinya produk dengan nama BlackBerry di Indonesia. Sayangnya, selain kurang begitu ditunjang dengan promosi yang besar-besaran, BlackBerry Merah Putih selaku perusahaan hasil joint venture yang menelurkan smartphone ini masih memilih jalur aman.

Baca juga:



Jalur pre-order yang ditempuh selain untuk menguji sejauh mana repon pasar terhadap nama BlackBerry yang kini meluncur dengan sistem operasi Android, juga memangkas banyak saluran distribusi yang bakal menyita banyak biaya. Entah betul-betul memangkas biaya promo, atau memang tak ada biaya promosi, atau bahkan bagian dari strategi, tiga hari sebelum pre-order, gambarnya hanya bisa diakses lewat situs CrackBerry, sebuah situs yang berisi konten bocoran.

Strategi gerilya sepertinya sedang diterapkan oleh BlackBerry Merah Putih. Ini seperti meniru taktik Xiaomi yang pernah sukses dengan cara menjual perangkatnya yang cukup eksklusif. Namun mengingat jaringan yang dimiliki oleh PT Tiphone, selaku 'ayah' dari BlackBerry Merah Putih, kendala yang dimiliki Xiaomi dahulu sepertinya bisa dieliminir. Sehingga satu-satunya kemungkinan adalah BlackBerry Merah Putih memang sedang menguji pasar.

Peran Nostalgia

Ada banyak orang yang menebak ketika BlackBerry, dan juga Nokia, kembali muncul akhir-akhir ini disebabkan oleh jenuhnya banyak nama produk baru yang muncul hampir tiap pekan. Sehingga banyak yang mengharapkan nama-nama lama yang sempat tenggelam atau diskontinu dihidupkan kembali. Kalau boleh memberi istilah, maka frase 'kapitalisasi nostalgia' bisa diterapkan disini.

Maka sepertinya bisa dipastikan, orang-orang yang membeli BlackBerry Aurora adalah mereka yang setidaknya pernah memiliki perangkat BlackBerry tipe apapun. Kemudian ingin bernostalgia dengan menenteng BlackBerry kemana-mana. Dan mungkin pihak BlackBerry Merah Putih ingin menguji sebanyak apa orang yang seperti ini.

Jika kamu termasuk orang yang demikian, maka segera pre-order di situs belanja yang kamu suka. Namun jika kamu bukan menjadi barisan yang sedang bernostalgia, maka periksa lagi apakah harga yang ditawarkan sesuai dengan spesifikasi yang diberikan. Mari dibandingkan dengan smartphone lain dengan spesifikasi sepadan.

BlackBerry Aurora dibanderol dengan harga Rp.3.499.000,00, dengan status pre-order dan baru akan dipaketkan pada 17 Maret 2017 nanti. Sebelum itu, silakan lihat smartphone lain yang berharga di rentang Rp.3.000.000,00 - Rp.3.500.000,00. Misalnya HTC One Me, Samsung Galaxy J7, Xiaomi Mi5, Vivo V5, Oppo F1s, Huawei P9 Mate, dan Asus Zenfone 3 Laser. Spesifikasi yang ditawarkan memang tak jauh-jauh dengan apa yang ditawarkan oleh BlackBerry Aurora ini. Jadi dari sisi harga memang cukup bersaing.

Nah, tinggal niat kamu dan tentu saja kondisi dompet yang menentukan apakah BlackBerry Aurora ini berjodoh atau tidak. Jika niat kamu sudah bulat, silakan meminangnya dengan mengunjungi banner di bawah ini.


Hallo! Tentang saya bisa dibaca disini. Untuk menghubungi pun bisa ke email ini.

2 comments

kemahalan harga segitu, idealnya di harga 2,5 jt - 2,8 jt, bersaing dengan Samsung J5

Blackberry Aurora menang di RAM sama ROM, layar juga lebih besar dikit, prosesor juga tinggian BB dikit dibanding Samsung J5.
Cuma ya memang harga 3,5 masih terlalu mahal.
Makanya dikasih note, kalau orang beli ini mungkin karena ada unsur nostalgianya.

Silakan tinggalkan komentar ya, tapi jangan pakai anonim biar bisa dikunjungi balik dan jangan nitip backlink karena bakal terdeteksi spam by default... Thanks.
EmoticonEmoticon