2 Maret 2017

BlackBerry Merah Putih Rilis Smartphone Pertama


Keruntuhan BlackBerry memang menjadi hikmah bagi industri telekomunikasi Indonesia. Pasalnya, nama yang pada mulanya cukup sombong untuk membangun basis data di Indonesia ini akhirnya bukan saja merelakan nama semata, tapi membangun pabrik juga di Indonesia.

Ya, pasca dengan berat hati dilepas RIM, nama BlackBerry memang dilego ke TCL, sebuah perusahaan teknologi asal China. Tapi TCL bisa menjualnya secara global, kecuali di Indonesia. Sebab dalam klausul kerjasamanya, nama BlackBerry sudah dipegang oleh PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk, sebuah perusahaan yang berafiliasi dengan PT Telekomunikasi Indonesia. Dan di Indonesia sendiri, Blackberry dengan PT Tiphone sudah melakukan joint venture dengan nama PT Blackberry Merah Putih.

TCL memang telah meluncurkan DTEK50 dan DTEK60, yang pastinya tidak akan dipasarkan di Indonesia sebab perjanjian tersebut. Termasuk juga, tentu saja, produk baru TCL yang dirilis pada arena MWC tempo hari, yakni Blackberry KeyOne. Nah, yang bisa dinantikan oleh publik Indonesia yang sudah terlanjur merindukan hadir kembalinya Blackberry hanya bisa menantikan rilisan dari BlackBerry Merah Putih.

Setelah dinanti pasca joint venture itu, akhirnya secara resmi Blackberry Merah Putih bakal meluncurkan produk pertamanya. Loh kog masih bakal saja? Ya setidaknya hingga tanggal 3 Maret ini, pre-order smartphone ini bakal digelar di beberapa situs belanja lokal Indonesia. Dan tanggal perilisannya kemungkinan bertepatan atau tak jauh-jauh dari tanggal tersebut.


Sementara itu, dilansir dari CrackBerry, ada sebuah penampakan yang sesaat menyita publik yang sedang fokus terhadap BlackBerry KeyOne. Nah, dialah yang bakal menjadi andalan pertama dari perusahaan joint venture tersebut. Rumor sebelumnya menyebutkan, produk BlackBerry rasa Indonesia ini akan dibekali dengan Snapdragon 425 dengan kecepatan 1,4 GHz, layar 5,5 inci 720p HD, RAM 4 GB, penyimpanan internal 32 GB, dan baterai 3.000 mAH.

Menurut beberapa situs belanja yang membuka pre-order tadi, perangkat yang diproduksi oleh BlackBerry Merah Putih dinamai BlackBerry Aurora. Hmmm...sebenarnya sih kurang meng-Indonesia, tapi ya mungkin strategi saja agar bisa bersaing di pasar global.

Berapa harganya? Lagi-lagi menurut situs belanja yang membuka pre-order tadi, harga BlackBerry Merah Putih eh maaf, BlackBerry Aurora, akan dibanderol dengan harga Rp.3.499.000. Sebenarnya mau membandingkan dengan smartphone dengan harga yang sama, namun sepertinya kurang adil. Sebab spesifikasi yang ditawarkan Blackberry Aurora ini masih berupa rumor. Kita tunggu saja tanggal perilisannya.

Hallo! Tentang saya bisa dibaca disini. Untuk menghubungi pun bisa ke email ini.

5 comments

semakin hari para fendor smartpone semakin gencar memproduksi tipe tipe baru ya...mas...

ini akan bersaing ketat dgn ponsel ponsel lain pastinya

wih batrenya awet nih, mantap, tapi harganya masih lumayan mahal yaa :-)

Blackberry Aurora nggak tau bisa bersaing nggak nih, speknya kurang kayaknya untuk harga segitu.

Iya mbak, over-priced nih BlackBerry Aurora.

Silakan tinggalkan komentar ya, tapi jangan pakai anonim biar bisa dikunjungi balik dan jangan nitip backlink karena bakal terdeteksi spam by default... Thanks.
EmoticonEmoticon