24 Maret 2018

Vivo V9 nan Stylish dan Trendi, Cocoknya Buat Siapa?


Vivo V9 merupakan flagship terbaru dari Vivo. Ia hadir dengan layar kekinian berasio 19:9 dengan poni di bagian atas layaknya iPhone X. Meski balihonya sudah hadir di awal Maret, dan secara internasional sudah dirilis, Vivo V9 resmi dirilis pada 29 Maret 2018. Tenang, buat yang tidak diundang ke tempat rilisnya di kawasan Candi Borobudur sana, Vivo sudah mem-block 12 stasiun televisi untuk menayangkan acara ini. Seistimewa apakah Vivo V9 ini?

Vivo, juga saudara jauhnya Oppo, memang dikenal sebagai brand yang cukup royal dalam belanja iklan. Sehingga tidak mengherankan apabila televisi menjadi media yang dipilih untuk mengenalkan perangkat flagship-nya ini. Artis-artis papan atas tanah air seperti Agnes Monica (eh, maaf yang ini katanya sudah go international), Afgansyah Reza, Maudy Ayunda, Tulus, Prilly Latuconsina, Al Ghazali, Gigi, Via Vallen, dan Yura Yunita juga turut meramaikan acara ini. Sepertinya hendak mengulang acara peluncuran Vivo V7+ tahun kemarin.


Body dan Layar

Vivo V9 tak bisa menyangkal kalau desainnya mengadopsi iPhone X. Adopsi desain ini terlihat dari poni yang terselip di bagian atas layar serta balutan aluminum di bagian belakang yang juga dilapisi aksen kaca yang membuatnya berkilau. Tak berhenti disitu saja, penempatan kamera ganda pun mirip dengan iPhone X, yakni ditempatkan membujur dari atas kebawah. Nyontek? Bukan. Frase yang tepat mungkin 'terinspirasi' dan 'memahami tren pasar'.

Desain itu membalut body sepanjang 15 cm dan lebar 7,5 cm dengan berat 150 gram. Layar yang diusung Vivo V9 sudah kekinian, yakni rasio 19:9 dengan ukuran 6,3 inci berjenis Full HD+ (2280×1080 piksel). Rasio layar terhadap body sebesar 85,2%, sehingga dengan layar sebesar itu tak membuat Vivo V9 jadi sulit digenggam.

Ya satu lagi, teknologi face unlock yang dimiliki iPhone X pun sudah bisa dinikmati di Vivo V9 ini. Betul-betul Vivo rasa iPhone X.

Performa dan Baterai

Yang membuat berat hati untuk menyebutkan Vivo V9 ini sebagai flagship adalah soal chipset yang dipasang Vivo di sini. Untuk pasar Indonesia, Vivo V9 hanya memakai Snapdragon 450 octa-core 1,8 GHz, sebuah chipset yang berada dua tingkat seri di bawah flagship.

Sekedar catatan, Vivo V9 yang dirilis di luar negeri memiliki chipset Snapdragon 626. Meskipun proses fabrikasinya sama yakni 14nm, SD626 punya kecepatan maksimal 2,2 GHz. Kata pihak Vivo, kebutuhan konsumen Indonesia hanya berkisar di SD 450.

Untuk mendukung performa, Vivo V9 ditunjang dengan RAM 4 GB dan daya simpan 64 GB yang cukup untuk dibawa multitasking seharian. Eits, seharian? Dengan baterai 3260 mAh agaknya nggak sehari-semalam juga ya kalau dipakai multimedia dan game yang cukup berat.

Vivo V9 sudah dibekali dengan sistem operasi Android 8.1 dengan kostumisasi FunTouch OS 4.0. Kalau mau tahu skor AntTuTu Benchmark Vivo V9, bisa dilihat pada gambar dibawah ini.


Kamera

Satu hal yang menjadi andalan Vivo dan membuat pabrikan asal China ini cukup berjaya di Indonesia adalah kehandalan kameranya. Kamera belakang ganda yang berkapasitas 16 MP dan 5 MP dengan bukaan f/2.0, serta kamera depan 24 MP dengan bukaan f/2.0 bakal totalitas mendukung pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan untuk menghasilkan hasil foto yang ciamik di Vivo V9.

Pada beberapa Vivo seri V sebelumnya, kehandalan kamera Vivo memang layak diperhitungkan. Meski Super HDR belum dibenamkan pada Vivo V9, dan hanya hadir di Vivo Apex, hasil kamera Vivo V9 cukup bagus. Tapi meski menyandang slogan Perfect Shot, Perfect View, mohon maaf, tak sebagus iPhone X.

Harga

Sebelum dirilis resmi di Indonesia, saya menebak harga Vivo V9 ini berada di angka Rp4.999.000. Harga ini sedikit diatas harga di India yang dibanderol di harga ₹22,990 yang jika disetarakan dengan rupiah di kurs ₹1=Rp212 maka akan didapat hasil Rp4.873.832. Eits, ternyata harga resminya jauh lebih murah, yakni Rp3.999.000. Ya itu kan beda chipset, keules.

Apakah harga segitu masih tergolong mahal? Terlebih dengan pilihan spesifikasi yang ditawarkan, brand lain memang bisa memberikan harga yang lebih rendah. Tapi tentu saja preferensi setiap orang berbeda-beda. Apalagi Vivo V9 ini mirip iPhone X dengan low-budget, sebab jika meminang produk Apple itu budget yang dirogoh tentu bakal mencapai empat kali lipat.

Update

Meskipun hanya merilis Vivo V9 versi downgrade, pihak Vivo pun kemudian sadar kalau konsumen Indonesia mulai memakai spesifikasi yang tinggi. Untuk itulah Vivo merilis Vivo V9 dengan versi terbaru, yakni memakai SD660, RAM 6 GB, dan memori internal 64 GB.

Chipset SD 660 memang masih dibuat dengan fabrikasi 14nm, namun keunggulannya sudah mampu menerapkan teknologi AI. Teknologi ini bakal membantu pemrosesan foto agar lebih baik lagi.

Vivo V9 versi SD660 dijual seharga Rp4.299.000. Jadi kalau sudah naksir dengan Vivo V9, alangkah lebih baik sabar sebentar, budget-nya ditambah, dan silakan diboyong versi upgrade dari Vivo V9 ini.

Cuma kalau memang budget-nya pas-pasan, Vivo V9 edisi pertama pun tak apa. Soalnya itupun masih mampu dibawa bermain game meski disarankan dengan grafis yang sedang-sedang saja. Kalau untuk kamu yang Instagram atau postingan selfie-nya di media sosial naik level, Vivo V9 memang paling pas untuk dipinang.

Hallo! Tentang saya bisa dibaca disini. Untuk menghubungi pun bisa ke email ini.

Silakan tinggalkan komentar ya, tapi jangan pakai anonim biar bisa dikunjungi balik dan jangan nitip backlink karena bakal terdeteksi spam by default... Thanks.
EmoticonEmoticon