5 Juni 2018

Fenomenalnya Asus ROG Phone Jadi Ponsel Dengan Clockspeed Tertinggi


Sehari sebelum Computex dimulai, Asus mengenalkan lini terbaru dari divisi Republic of Gamers-nya. Kali ini bukan soal laptop gaming seperti yang sudah sering dibahas. Acara yang dihelat di Taiwan pada Senin (4/6/2018) ini, mengungkapkan sebuah ponsel yang khusus dibuat Asus untuk para gamer. Namanya Asus ROG Phone.

Saat melihat detail spesifikasinya, kita bakal melihat kembali ponsel gaming yang pernah dibuat, yang pernah membuat kita takjub saking canggihnya, kini jadi biasa-biasa saja bahkan medioker. Asus seperti membuat standar baru untuk ponsel gaming tahun 2018 ini. Ya seolah-olah pabrikan Taiwan ini ingin menunjukkan kalau mereka mau, ya mereka juga bisa, dan mereka tidak tanggung-tanggung membuatnya.


Saat ini, untuk ponsel yang dikhususkan gaming memang masih terbatas. Kalau tidak menunjuk Razor Phone, Nubia Red Magic, ya paling Xiaomi Black Shark. Tentu saja ponsel flagship Apple, Samsung, Huawei, dan lainnya bisa memainkan game mobile dengan kebutuhan spesifikasi tinggi dengan lancar. Sayangnya mereka tidak dibuat secara khusus untuk gaming, hanya kebetulan spesifikasi yang dimiliki bisa memainkan game dengan kebutuhan spesifikasi tinggi. Tapi tentu saja beda di feel-nya atau user experience-nya.

Asus ROG Phone ini hampir melompati pakem mobile gaming. Pakem yang sudah terpatri sejak lama adalah mobile gaming bisa dimainkan dimana saja namun dengan kualitas gambar dan tingkat kesulitan mirip seperti game di komputer biasa. Lompatan Asus ROG Phone seperti apa yang hampir melampaui pakem?

Sejak lini Republic of Gamers hadir pada 2006, laptop merek Asus dengan embel-embel ROG senantiasa hadir dengan desain yang tak biasa. Kala laptop biasa hadir dengan desain ringan, lurus, ramping, dan sesekali tampil mengilap mewah, tidak dengan laptop ROG. Desain laptop ROG tampil dengan menampilkan desain garis-garis tegas dengan pilihan warna orange maupun merah. Kesan garang senantiasa muncul dari desain laptop tersebut. Bahkan banyak aksesoris tambahan yang membuat laptop, tidak lagi memiliki desain umum sebuah laptop. Desain ini pun diadopsi oleh ROG Phone.

Di bagian belakang ada logo ROG yang cukup mencolok. Kalau ponselnya dalam posisi nyala, logo ini bakal menyala dan memendarkan cahaya warna RGB yang bisa diatur. Dibawah logo ada tulisan Republic of Gamers. Kamera dan finger print dibingkai dengan bentuk jajaran genjang yang mengesankan garis tegas. Dan ada satu lagi yang berbeda di sebelah logo tadi, yakni keberadaan lubang-lubang yang mirip speaker. Nah, ini bukan speaker tetapi sistem pendingin yang disebut Vapor-Chamber System.

Vapor-Chamber System ini bahkan ditunjang dengan aksesoris eksternal yang disertakan dalam kotak pembelian. Ya semacam kipas yang kemudian dikoneksikan ke USB Type-C yang disediakan di samping ponsel. Aksesoris ini dinamakan AeroActive Cooler. Ketika aksesoris ini dipasang, ponsel ini jadinya semakin bertambah besar. Dan ternyata ini bukan yang terakhir.


Asus memberikan TwinView Dock, yang dari namanya aksesoris ini memberikan tampilan ganda. Tapi bukan menggandakan tampilan sebagaimana cermin, tetapi kita bisa menjalankan aktivitas di ponsel tanpa harus ketinggalan dalam permainan. Ponsel tetap menjalankan permainan, dan lewat TwinView Dock pengguna bisa menjalankan aplikasi lain di ponsel tanpa gangguan. Pastinya, dua layar bakal membuat ponsel ini mirip Nokia Communicator jaman dulu tetapi dua kali lebih besar.


Aksesoris selanjutnya ada Mobile Desktop Dock yang mampu menghubungkan ponsel dengan TV, sehingga pengalaman bermain game bisa melalui layar TV maupun komputer. Mobile Desktop Dock memiliki colokan USB Type-C, USB A, RJ 45 Ethernet, colokan display, dan sebuah soket 3.5mm untuk mik dan earphone. Lewat aksesoris ini, pengguna bisa mengganti panel pengendali di ponsel dengan keyboard di komputer. Iya, kita bisa bermain game ponsel di komputer lengkap dengan pengaturan keyboard-nya. Kurang mantap apa lagi?


Terakhir, ada Asus WiGig Dock yang membuat ROG Phone jadi punya kontrol tambahan di kedua sisinya. Aksesoris ini pun bisa menyambungkan ponsel dengan televisi maupun komputer dengan koneksi Wi-Fi 802.11 ac.


Aksesoris yang dijual terpisah itulah yang membuat Asus ROG Phone hampir melampaui pakem mobility gaming. Ya, hampir. Sebab pada kenyataannya, aksesoris itu masih bisa membuat ROG Phone tetap disebut mobile, sebab keseluruhan aksesoris itu bisa dibawa-bawa secara ringkas.

Display dan Spesifikasi

Asus ROG Phone punya layar AMOLED 6 inci dengan aspek rasio 18:9 yang mampu merespon sentuhan dalam 1 ms. Sayangnya, layar ini masih kalah untuk urusan refresh rate dibandingkan Razer Phone yang sudah 120Hz. Asus berdalih refresh rate ROG Phone yang hanya 90Hz ini diklaim tidak jauh berbeda dengan angka milik Razer itu. Apalagi mata manusia tidak mampu membedakan antara 120Hz dan 90Hz. Bisa aja elu Sus...

Dapur pacu yang dipakai memang sama dengan ponsel flagship yang lain, yakni memakai chipset Snapdragon 845 octa-core, Adreno 630. Namun kalau chipset SD845 di ponsel lain hanya mentok di angka clockspeed 2,8GHz, Asus melakukan overclocking sehingga ROG Phone memiliki clockspeed 2,96GHz. Wow 'kan? Bakalan ngebut banget, apalagi ditunjang dengan RAM 8GB dan memori internal 128GB atau 512GB.

Baterai yang dipasang Asus di ROG Phone merupakan kelas monster dengan 4000mAh yang didukung oleh teknologi HyperCharge yang mampu mengisi baterai sebanyak 60% dalam waktu 33 menit saja. Baterai sebesar ini diklaim Asus mampu menjalankan game dengan koneksi Wi-Fi hingga 7 jam lamanya. Kalau dirasa kurang, silakan pasang aksesoris TwinView Dock yang juga memiliki baterai sebesar 6000mAh.

Berapakah harganya? Sayangnya Asus belum membuka harga untuk ROG Phone. Kabarnya masih dibawah harga Porsche Design yang di kisaran Rp20 jutaan. Berarti ROG Phone bakal dibanderol di Rp15 jutaan kali ya. Entahlah, nanti saja bagian ini bakal diperbarui ketika sudah ada harga resminya dan sukur kalau dipasarkan di Indonesia. Emangnya mau beli? Ya enggak ada rencana juga sih.

Inilah spesifikasi lengkap Asus ROG Phone

Spesifikasi Detail
Prosesor Exclusive 2.96GHz octa-core
Qualcomm Snapdragon 845 Mobile Platform
Grafis Qualcomm Adreno 630
Layar 6.0“ 18:9 (2160x1080) AMOLED
90Hz refresh rate with 1ms pixel response time
108.6% DCI-P3 color gamut and 10000:1 contrast ratio
10-point multi-touch (supports Glove Touch)
Discrete image processing chip supports HDR
Memori LPDDR4X 8GB RAM
Penyimpanan UFS 2.1, 128GB / 512GB
Sensor Accelerometer, e-compass, proximity sensor, Hall sensor,
ambient-light sensor, fingerprint sensor, gyroscope,
2 x ultrasonic AirTriggers
Wireless 802.11a/b/g/n/ac/ad 2x2 MIMO
Wi-Fi Direct and WiGig 802.11ad
wireless display support
Bluetooth 5.0 and NFC
GPS Supports GPS, aGPS, Glonass, BeiDou
Side I/O ASUS HyperCharge direct charging
Custom USB-C supports USB 3.1 Gen 1, DP 1.4,
fast charging (15W)
Bottom I/O USB-C supports USB 2.0, fast charging (20W),
Direct Charge, 3.5mm headphone jack
Kamera Belakang: 12MP + 8MP (120° wide-angle)
Depan: 8MP
Audio Dual front-facing stereo speakers with smart amplifier
24-bit/192KHz Hi-Res Audio
DTS Headphone:X 7.1 virtual surround-sound
Qualcomm aptX High-definition Bluetooth® wireless audio
Baterai 4.000mAh
Dimensi 158.8 x 76.2 x 8.6mm
Berat 200g

Admin di beberapa blog. Kunjungi personal blognya di Doel.web.id. Untuk menghubungi saya bisa ke email ini.

4 comments

Gila, ROG udah merambah ke smartphone. Keren nih Asus

Ini kaya semacam pembuktian Asus

Harganya itu lho mas bikin saya jadi jantungan hehe

Ada harga ada rupa, mas. :)

Silakan tinggalkan komentar ya, tapi jangan pakai anonim biar bisa dikunjungi balik...
EmoticonEmoticon