Review SOTOSOP.IN, Editor Gambar Gratis Mirip Photoshop

Siapa bilang editor gambar itu mahal? Banyak kok yang murah, bahkan gratis. Salah satunya adalah Sotosop.in.

Sotosop.in merupakan aplikasi editor gambar gratis berbasis browser. Jadi selama komputer anda memiliki browser, tersambung ke internet, maka apapun jenis sistem operasi yang anda pakai, anda bisa menggunakannya tanpa perlu melakukan instalasi apapun.

review sotosop.in
Sotosop.in 

Saya menemukan Sotosop.in dari beranda Facebook seorang teman yang merupakan pegiat digital. Setelah saya telusuri, ia membagikan langsung dari pengembangnya. Nama pengembang Sotosop.in adalah Wahyu Putra, lulusan IPB yang kini menjadi founder Startup Digital Indonesia.


Ya, Wahyu Putra 'hanya' mengembangkan Sotosop.in dari API milik PhotoPEA.com yang disediakan secara gratis. API adalah Application Program Interface, yakni sebuah susunan protokol program komputer dan web developer untuk membuat sebuah software. Nah, API dari PhotoPEA tadi dipakai untuk dipergunakan sebagai 'bahan baku' Sotosop.in.

PhotoPEA.com sendiri merupakan sebuah situs editor gambar yang dibuat oleh programmer dari Ukraina, Ivan Kutskir. Disini anda bisa berlangganan untuk menikmati fitur-fitur tertentu mulai dari $9 hingga $1400. Namun PhotoPEA.com sendiri bisa dinikmati seluruh fitur edtior gambarnya meskipun kita memakainya secara gratis. Akan tetapi, PhotoPEA.com masih menggunakan iklan dari Adsense.

Sementara itu, Sotosop.in sendiri tidak ada iklan. API yang dipergunakan pun merupakan API gratis yang memang sengaja diberikan cuma-cuma oleh Ivan Kutskir. Jadi 100% editor gambar ini halal. Untuk saat ini, selain tanpa iklan, Sotosop.in masih sama persis dengan PhotoPEA.com dari sisi tampilan dan fitur-fiturnya. Kabarnya kedepan bakal ada tambahan fitur seperti template banner, spanduk, dan lainnya yang bisa dipakai oleh desainer lokal.

Pengalaman Menggunakan Sotosop.in

Setelah seharian menggunakan Sotosop.in ada beberapa kesan yang ingin saya sampaikan. Kesan ini mungkin sedikit berbeda tergantung dari intensitas penggunaannya dengan editor gambar lain maupun spesifikasi komputer yang dipakai.

1. Loading Situs Sotosop.in

Yang harus diperhatikan pertama kali, penggunaan Sotosop.in harus selalu menggunakan koneksi internet. Tidak ada versi offline untuk aplikasi ini.

Kalau koneksinya menggunakan paket kuota internet, pastilah bakalan boros menyedot anggaran. Untuk itu sangat disarankan untuk menggunakan paket internet berlangganan. Sebab untuk membukanya saja diperlukan kuota 2,32 MB dan baru berhasil dibuka dalam waktu 4,5 detik. Saya belum tahu seberapa lama kalau Sotosop.in sudah banyak pemakainya.

sotosop vs canva
Loading situs Sotosop vs Canva

Besaran kapasitas loading untuk Sotosop.in sebetulnya hampir sama dengan Canva.com. Cuma karena Sotosop.in memakai sumberdaya PhotoPEA, maka total permintaan yang dibutuhkan untuk membuka halamannya jauh lebih besar.

2. Tampilan yang Sama dengan Editor Gambar Lain

Simbol perintah dan letak menu yang sama dengan editor gambar lain mungkin terdengar sepele. Akan tetapi tampilan antarmuka ini tentu memudahkan buat yang mau bermigrasi dari Photoshop ke Sotosop.in sebab tidak perlu membiasakan lebih banyak.

tampilan sotosop
Tampilan layar editor Sotosop.in.
Misalnya fungsi untuk membuat selection secara otomatis juga masih disimbolkan dengan tongkat ajaib. Eh, iya juga, bahkan namanya masih sama memakai 'magic wand'. Begitu juga dengan nama dan simbol lain yang fungsinya sama, nama dan simbolnya juga masih sama dengan yang dipakai oleh Photoshop.

3. Mampu Membaca File .PSD dan .XD

Ada beberapa aplikasi yang hanya bisa membaca file-file secara umum saja, seperti .jpeg, .png, .gif, .pdf, .tiff, dan .svg. Namun tidak bisa dipergunakan untuk membaca file yang dihasilkan secara khusus dari aplikasi tertentu, misalnya file .psd dari Adobe Photoshop dan .xd dari Adobe XD.

Akan tetapi Sotosop.in sama seperti PhotopPEA.com, yang ternyata bisa membuka kedua file khusus dari Adobe tersebut. Cuma untuk hasilnya tentu saja Sotosop.in tidak bisa menghasilkan kedua file tersebut. Hasil dari Sotosop.in hanya berupa file gambar saja.

4. Banyak Font yang Tersedia

Integrasinya dengan Google Font library, membuat pengguna Sotosop.in bisa memanfaatkan ratusan huruf dalam membuat desain.

5. Hati Jadi Adem dan Tenang

Err... baiklah ini tidak terkait dari penggunaan aplikasi secara teknis. Tetapi ternah enggak sih memikirkan sesuatu ketika memakai software bajakan? Misalnya, apakah kita sedang melakukan kejahatan dan bagaimana hukumnya dalam agama?

Kalau tidak apa-apa dan no problem ketika menggunakan software bajakan, ya silakan saja. Akan tetapi buat yang membutuhkan ketenangan karena diganggu rasa bersalah, Sotosop.in bisa menjadi solusi.

Itulah pengalaman saya dalam memakai Sotosop.in. Sekali lagi, pengalaman saya ini mungkin berbeda dengan yang lain sebab ditentukan oleh pengetahuan, koneksi internet, dan perangkat komputer yang berbeda.

Akan tetapi mudah-mudahan ketika memakai aplikasi semacam Sotosop.in ini, kita sedang sama-sama berupaya menuju pemakaian aplikasi yang bebas bajakan. Ya, sebelum punya duit banyak, carilah sebanyak mungkin aplikasi alternatif yang gratis. Hehe.
Artikel Terkait:

14 Komentar untuk "Review SOTOSOP.IN, Editor Gambar Gratis Mirip Photoshop"

  1. Mantap juga ya...jadi kalau terbiasa menggunakan adobe photoshop seperti saya pasti mudah ini...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mantap banget om. Apalagi banyak update template lokal yang memudahkan desainer kampanye online buat pake Sotosop.

      Hapus
  2. Saya baru tahu kalau ada aplikasi gambar editor yang namanya sotosop, tampilannya keren banget.. Terimakasih bang sharingnya

    BalasHapus
  3. Tampilannya benar-benar mirip PS ya.
    Selama ini saya masih menggunakan PS, tapi tak apalah ingin mencoba sotosopin biar lebih tahu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul, Sotosop dibuat semirip mungkin dengan Photosop.

      Hapus
  4. Saya suka kalimat terakhir. Menuju era bebas bajakan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Berusaha dikit-dikit lepas bajakan, Bang.

      Hapus
  5. Sotosop.... Ya ampyuun, pas baca awalnya kukira plesetan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe branding juga mungkin. Photoshop=bayar, Sotosop=gratis.

      Hapus
  6. saya kira malah review makanan soto bang, soalnya baca judulnya cuma sekilas :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yap, memang belum familiar ya. Sotosop, dikira soto dan sop. hehe

      Hapus
  7. Note. Boleh nih jadi bahan tambahan refrensi untuk edit foto/gambar. Btw template ya yg di gambar awal post ini mirip bungkus mie instan
    Hehehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya, semacam desain plesetan dari mi instan. Sama halnya pemilihan nama Sotosop yang menjadi plesetan dari Photoshop.

      Hapus

Silakan sampaikan pendapatnya ya. Maaf dimoderasi buat menghindari spam.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel