Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengertian Digital Agency dan Tiga Layanan Pendukungnya

Ada 2,5 quintillion byte data yang ditransaksikan di internet setiap harinya. Pekerja di sebuah kantor mengirimkan email, Anda menulis kicauan di Twitter, seorang pelajar mengirim WhatsApp ke gurunya, merupakan beberapa penyumbang dari berjuta-juta byte data tersebut.

Masifnya penggunaan telepon pintar juga menyumbang besarnya angka byte harian ini. Kehidupan manusia sedikit demi sedikit bergeser ke ruang digital dan melakukan berbagai macam komunikasi lewat internet.

Di internet telah terjadi apa yang mungkin disebut oleh Jurgen Habermas sebagai ruang publik. Sebuah ruang dimana komunikasi antar anggota masyarakat terjadi dan membentuk opini publik yang dapat mempengaruhi atmosfer politik dan kebijakan pemerintah.

Ruang publik dalam media digital ini pada akhirnya menjadi ruang baru yang modern. Ia sama sekali berbeda dengan ruang luar jaringan sebelumnya yang menghendaki kehadiran fisik. Ruang ini tentu saja menghadirkan beragam entitas bisnis baru, termasuk salah satunya digital agency.

Digital agency hampir mirip kerjanya dengan advertising agency. Bahkan pada beberapa pekerjaan, advertising agency Indonesia juga melakukan kerja-kerja digital agency. Jadi kalau boleh disebut sama ya sama saja. Namun secara istilah sebetulnya ada sedikit perbedaan.

Biar lebih jelas, silakan simak dulu pengertian digital agency berikut ini.

pengertian digital agency

Latar Belakang Digital Agency

Internet memang terlahir cukup lama sekali. Cikal bakalnya sudah ada sejak Department of Defense USA pada tahun 1969 membuat proyek yang dinamakan ARPANET (Advanced Research Project Agency Network). Namun yang perlu diingat, masifnya internet hanya ketika telepon pintar hadir dan harganya semakin terjangkau.

Era telepon pintar boleh dibilang dimulai pada era hadirnya sistem operasi Symbian dan Blackberry pada tahun 2000-an. Dua nama yang populer, ikonik, dan legendaris tentu Nokia dan Blackberry. Keduanya menjadi penanda sekaligus pionir bagi penetrasi dunia digital di tengah-tengah masyarakat.

Barulah ketika Android lahir dan berkembang mulai tahun 2008, dua nama itu tenggelam. Tentu tak perlu dibahas mengapa keduanya tenggelam, sebab kita akan fokus dengan masifnya internet sejak saat itu.

Pada saat yang bersamaan pun muncul media sosial yang mendukung mobilitas dan konektivitas. Dimana saat itu nama besar media sosial anak-anak warnet, yakni Friendster, juga mulai hilang dan tergantikan oleh Facebook dan kawan-kawan.

Pelan tapi pasti ruang publik di ruang digital ini hadir. Berbagai opini masyarakat terakumulasi di media sosial, tersebar lewat website, dan banyak ditanggapi oleh praktisi politik dan pengambil kebijakan.

Budget iklan oleh perusahaan-perusahaan raksasa pun mulai bergeser. Mereka yang sebelumnya mengalokasikannya ke media-media lama seperti koran, televisi, majalah, dan bahkan radio, kini mulai beralih ke media-media baru. Banyak media promosi online yang hadir dan berkembang di era ini.

Untuk mewadahi potensi bisnis yang hadir bersamaan dengan ruang publik digital inilah maka hadirlah apa yang disebut dengan digital agency.

Pengertian Digital Agency

Secara istilah digital agency adalah perusahaan yang mengorganisasi kampanye digital dari klien mereka. Perusahaan ini bakal mengurusi keperluan klien tersebut untuk hadir di internet. Soal efektivitas tentu saja tergantung layanan apa yang diambil.

Pada sebuah digital agency biasanya ada tiga layanan umum yang disediakan. Yang pertama adalah layanan strategic direction, creative design, dan technical development. Ketiganya bisa jadi ada semua dalam satu digital agency, namun ada juga yang hanya punya satu layanan saja. Tapi setahu saya rata-rata digital agency Indonesia memiliki ketiga layanan tersebut.

Nah, mari kita elaborasi ketiga layanan dari digital agency ini agar lebih memahami apa saja tugas dan kerja mereka.

Strategic Direction

Banyak pebisnis yang tidak memahami digital marketing. Mereka mungkin jago menjual produknya lewat luar jaringan atau secara offline pada pemasaran tradisional, namun ketika berhadapan dengan internet mereka buta sama sekali. Nah, disinilah mereka memerlukan digital agency yang menawarkan layanan strategic direction.

Strategic direction ini kalau diterjemahkan adalah langkah-langkah strategis. Sehingga secara bebas bisa diartikan sebagai langkah-langkah yang mesti ditempuh agar bisnis dari klien ini bisa dikenal luas oleh pengguna internet.

Tahapan-tahapan dalam strategic direction ini misalnya menentukan tujuan kampanye digital, konversi funnel penjualan, meneliti target pemasaran, hingga pada eksekusi kampanye itu sendiri. Beberapa tahapan ini akan dibahas dalam rapat internal digital agency yang kemudian dibahas lagi dengan klien.

Layanan strategic direction pada digital agency ini memang sama dengan jasa konsultasi. Sehingga klien bisa memilih apakah ia akan mengeksekusi kampanye itu sendiri, mengeksekusinya dengan menyewa digital agency lainnya, atau melanjutkan kerjasama kampanye ini dengan digital agency yang sama. Itulah mengapa sebuah digital agency memiliki lebih dari satu layanan.

Creative Design

Buat para jago desain grafis, editor video, hingga masternya copy wiriting biasanya berkumpul disini. Layanan ini khusus untuk eksekusi kampanye-kampanye kreatif yang dibutuhkan oleh sebuah brand.

Ya, tentu creative design dari digital agency ini bisa berdiri sendiri sebagai sebuah kampanye mandiri. Namun biasanya layanan ini terikat dengan tahapan lainnya dari apa yang sudah ditentukan dalam strategic direction diatas.

Technical Development

Situs ini kerap dihubungi oleh digital agency untuk kebutuhan content placement. Kalau mereka menghubungi blogger untuk hal tersebut, biasanya sedang melakukan kampanye digital untuk kliennya pada jenis layanan technical development. Mereka sedang mengoptimasi SEO dari situs kliennya.

Layanan technical development tidak hanya mengurusi SEO saja. Bisa jadi malah mengurusi pembuatan situsnya juga atau aplikasi Android-nya pula. Pokoknya hal-hal yang terkait dengan kebutuhan teknis dari eksistensi brand di internet ada pada layanan ini.

Begitulah kira-kira pengertian dari digital agency. Mohon maaf apabila banyak pemakaian frase asing pada artikel ini. Hal ini bukan semata-mata agar tampil keminggris, tapi karena padanan katanya masih kurang nyaman dipakai.

1 komentar untuk "Pengertian Digital Agency dan Tiga Layanan Pendukungnya"

  1. Digital agency sedang mengoptimasi seo situs klien masuk di technical development ya Bg Doel. Noted deh, nice share nih, makasih

    BalasHapus