Rabu, 25 Mei 2016

Berburu Dollar Dengan VIVAlog

Ada begitu banyak hal yang memotivasi orang untuk terjun di dunia blogging. Salah satunya, tentu saja karena aktifitas blogging mampu mendatangkan uang. Ya, maraknya dunia blogger belakangan ini karena imbas dari begitu banyaknya orang yang termotivasi dengan iming-iming pundi-pundi dollar yang melimpah di rekening. Tidak salah, tapi tak sepenuhnya tepat.

Menjadi blogger dengan motivasi uang, jujur saja, akan membuat kita cepat patah arang, hilang semangat, dan pada akhirnya membuat aktifitas blogging jadi angin-anginan hingga tertiup angin selamanya. Sehingga jejak kita di dunia maya tinggal kenangan saja. Karena mencari uang sepenuhnya lewat aktifitas blogging, mohon maaf, seperti ikut bisnis multi level marketing. Prototype kesuksesan hanya ada di tutorial belaka, atau dalam kasus MLM tadi, hanya ada di buku dan DVD petunjuk saja. Sisanya? Kembali pada kemampuan dan kreatifitas kita dalam mengelola blog.

Setidaknya ada beberapa hal yang menjadikan blog kita mampu mendatangkan uang sebagaimana ditulis di banyak tutorial. Berikut beberapa diantaranya:

Traffic Menjadi Penentu

Lalu-lintas blog yang ramai selalu menjadi semacam ukuran bagi besar kecilnya sebuah blog. Sebuah blog yang memiliki pengunjung lebih dari 1000 pengunjung unik setiap harinya, dan posting yang sudah terhitung ribuan jumlahnya, boleh jadi masuk ke dalam blog yang cukup besar. Posisi tawar blogger semacam ini di dunia per-blogger-an senantiasa diperhitungkan.

Ada beberapa hal yang menentukan sebuah blog memiliki pengunjung yang banyak. Utamanya berasal dari pengunjung organik yang berasal dari mesin pencari Google. Nah, masalahnya, banyak orang yang juga mengincar posisi pertama di mesin pencari ini dengan memanfaatkan banyak sekali jurus-jurus SEO. Padahal, Google sendiri senantiasa mengubah algoritmanya setiap waktu tanpa publikasi sama sekali. Jadi bisa jadi saat ini sebuah artikel nangkring di puncak pencarian, tapi besok-besok ia malah kena deindeks. Miris.

Menjadi Publisher di Program Periklanan

Adsense selalu menjadi pilihan utama bagi para blogger. Namun sayangnya tidak semua orang beruntung untuk bekerja sama dengan sistem periklanan milik Google ini. Saya sendiri pernah tiga kali di-banned. Sehingga hampir semua alternatif Adsense yang berbasis CPC (cost per click) pernah saya coba. Dan semuanya memang tak semenjanjikan Adsense. Akhirnya saya kembali lagi, dan alhamdulillah hingga kemarin, saya belum mahir mengoptimasinya.

Ada pula yang ikut serta dalam program afiliasi, misalnya Lazada, Amazon, MatahariMall, dan lainnya. Tapi program afiliasi ini susah-susah gampang. Karena teramat jarang orang yang berniat membeli barang hanya dengan melihat banner yang dipasang di blog kita. Jika mereka berniat membeli, biasanya bakal langsung berkunjung ke website retailer yang bersangkutan. Akhirnya, selama itu banner Lazada nangkring di header atas, selama itu pula tak ada klik dari sana. Sempat klik melonjak tajam justru setelah saya ikut program review dari Lazada. Setelah itu? Sepi lagi.

Submit ke VIVAlog

Mungkin ada yang bertanya, apakah setelah artikel kita ada di VIVAlog, kita bakal mendapat bayaran? Tentu saja tidak. Tapi, mengunggah artikel ke VIVAlog menyediakan banyak peluang yang tak terduga sebelumnya.

Blog saya, moviest.xyz, yang berhasil di-submit ke VIVAlog
Jadi ceritanya kemarin, artikel saya berhasil masuk ke VIVAlog. Memang blog yang satunya lagi, bukan ini. Setelah saya lihat di dashboard, jumlah kunjungannya mencapai 40 ribu sekian. Dan hari kedua setelah submit, bahkan sudah mencapai 80 ribu kunjungan. Biasanya paling 200 pengunjung. Trennya biasanya memang bakal menurun. Tapi traffic ini bakal bertahan setidaknya 3-4 hari. Setelah itu balik lagi sebagaimana traffic blog kita pada hari-hari biasa.

Lonjakan pengunjungnya lumayan drastis

Apa yang membuat kaget adalah ketika saya lihat di dashboard Adsense. Biasanya sih jarang saya lihat, karena nilai CPC per harinya kecil sekali. Saya cek Adsense ini karena hari itu traffic-nya lumayan bagus. Akhirnya benar juga dugaan saya, naiknya sangat drastis. Biasanya paling banter hanya 1 dollar, kemarin naiknya sampai 17 dollar. Mungkin buat para mastah yang biasa bermain Adsense, ini hal yang biasa saja. Bahkan mungkin lebih dari ini. Tapi bagi saya, ini pengalaman yang menarik.

Lihat yang ditandai dengan kotak bergaris merah, dan bandingkan dengan pada hari-hari biasa.
Artinya, submit artikel kita di VIVAlog memang menaikkan traffic secara signifikan. Tapi percuma juga kalau blog kita tak punya afiliasi dengan sistem periklanan apapun. Blog kita hanya naik traffic-nya, tapi tak berimbas apa-apa. Bahkan untuk Alexa rank, karena VIVAlog hanya satu website, maka sumbangan untuk merampingkan ranking ini pun nggak begitu signifikan juga.

Tapi kembali lagi soal motivasi blogging tadi. Kalau kita memiliki niat untuk membagikan ilmu tanpa tendensi apapun, maka submit artikel ke VIVAlog ini mampu meluaskan daya jangkau ilmu yang kita bagikan tadi. Tapi jika kita memang termotivasi untuk mencari pundi-pundi dollar dari aktifitas blogging, maka submit artikel ke VIVAlog menjadi jalan yang sudah tepat.

Admin di beberapa blog. Kunjungi personal blognya di Doel.web.id. Untuk menghubungi saya bisa ke email ini.

9 comments

keren nih isi artikerlnya sangat bermanfaat.. thanks broo

wah, ternyata infonya menarik..pengalaman diri sendiri. Saya pikir bakal nemu artikel berbau teori2 belaka tadi, hehe. Maap ya :D

ah teorinya mah udah pada mahir sendiri :D

Dan jadi blogger terkenal Bang Doel. Salam kenal :)

Yang penting bahagia, mas. Terkenal tapi surem ya percuma juga hehe

WAh bisa dipraktekan mas :D

ada bisnis bagus gan sambil cari pokemon modal 2$ bisa untung 3 kali lipat 3 hari dan untung 3 kali lipat lagi dst
hub 085850228872


EmoticonEmoticon