21 Februari 2018

Disebut Pesaing Redmi 5A, Seperti Apa SPC L53?

SPC Mobile secara resmi merilis hape terbarunya yang diberi nama SPC L53 pada Selasa (20/02) di Ocha Bellah Restaurant, Hotel Morrisey, Jakarta. Hape ini disebut banyak orang sebagai pilihan paling rasional setelah Xiaomi Redmi 5A yang menggemparkan publik tanah air pada awal 2018.

SPC L53 memiliki spesifikasi mumpuni di kelas pengguna pemula, dan yang membuat menarik adalah harganya yang menggiurkan. Tapi apakah betul spesifikasinya sebagus yang digembar-gemborkan?



Spesifikasi

SPC L53 mengusung chipset Spreadtrum berjenis quadcore dengan kecepatan di 1,3GHz, ditambah RAM 2GB dan memori internal 16GB. Chipset ini diimpor dari Cina, sebab meki diklaim sebagai produk lokal, komponen tertentu memang belum bisa dibuat oleh SPC di tanah air.

Sistem operasinya pun sudah cukup kekinian, yakni dengan memasang Android 7.0 alias Nougat tanpa kustomisasi apapun. 

Berbicara desain, SPC L53 mengusung desain yang biasa dipakai oleh hape yang lain. Ya agak pasaran sih. Misalnya kalau dari sisi belakang, kita bakal dengan mudah mengidentifikasi kalau ini mirip dengan Mi A1, yang mana buatan Xiaomi ini juga desainnya mirip-mirip dengan yang lainnya. Hanya bedanya SPC L53 tidak memakai kamera ganda di belakang.

Membenamkan finger print di kelas pemula, yang kabarnya mampu membaca sidik jari dalam durasi 0,8 detik, menjadikan SPC L53 patut diperhitungkan. Sebab ya jarang-jarang saja dengan harga serendah ini ada finger print-nya. Terlebih ada kamera ganda di depan yang menjadikan SPC pede untuk menyasar penggemar selfie.

Kamera ganda di depan sendiri memiliki kualitas 8MP dan 2MP, sementara di belakang sebesar 13MP. Baik kamera depan dan belakang sama-sama memiliki flash untuk memberi penerangan.

Di bagian depan SPC memasang layar HD berukuran 5 inci yang dilapisi hardened glass. Hardened glass ini sepertinya mirip-mirip dengan hape Evercoss Winner Y Star yang tahan banting dan gores itu.

Baca juga:

Harga

SPC L53 dibanderol dengan harga Rp1.199.000. Lah katanya disebut sebagai pesaing Xiaomi Redmi 5A, kog harganya masih segini? Eits, sabar dulu, SPC L53 ini bakal dijual pula lewat flash sale di Shopee dua minggu setelah peluncuran dengan harga Rp899.000. Lebih rendah Rp300.000 dibanding harga offline.

Nah, mending juga begini, daripada hape hanya dijual di flash sale tapi jadi ajang cari untung pihak tertentu yang menjual kembali dengan harga jauh lebih tinggi. Betul?
Read More

18 Februari 2018

Nokia 8, Flagship Yang Layak Beli kah?

Pertama kali dikenalkan pada Agustus 2017 silam, Nokia 8 agak diragukan untuk turun di pasar Indonesia. Pasalnya penerimaan smartphone Nokia yang sudah masuk sebelumnya agak kurang bagus di tanah air. Namun keraguan itu pada akhirnya ditepis oleh Country Manager Indonesia HMD Global, Mark Trundle, yang secara resmi menurunkan flagship tersebut dan membuat peta persaingan semakin menarik.

Nokia 8 warna polished blue. Gambar: CNet.

Nokia memang brand legendaris, tapi nama besar itu tak bisa berbuat banyak kala sistem operasi ponsel bergeser dari Symbian ke Android. Nokia 3, 5, dan 6 telah hadir lebih dulu di Indonesia. Seperti diceritakan banyak pihak, pangsa pasar Indonesia yang dijamah oleh ketiga smartphone itu belum membanggakan. Kehadiran Nokia 8 kemudian sedikit memupuk semangat armada Nokia karena ia turun dengan mengusung spesifikasi yang bagus namun dengan harga yang semestinya disukai banyak orang.

Spesifikasi Nokia 8

Salah satu yang saya suka dari Nokia adalah body smartphone-nya selalu memiliki desain yang tidak pasaran. Nokia 8 termasuk di dalamnya. Ia mengusung body metal aluminium yang manis dengan aksen yang hampir polos di bagian belakang, sebab hanya dihuni oleh sebuah bulatan memanjang ke bawah yang dipasangi kamera ganda dengan masing-masing 13 MP, sensor phase detection dan laser autofocus, serta LED dual-tone flash. Di bawah bulatan tersebut tertulis logo Nokia. Manis sekali.

Oh iya, sudah sejak lama Nokia menjalin kerjasama dengan pabrikan optik ternama dari Jerman, yakni Carl Zeiss. Sehingga untuk kamera ganda yang terpasang di belakang itu pun masih tetap dipercayakan kepada Carl Zeiss.

Sementara di bagian depan terpampang layar sebesar 5,3 inci dengan resolusi 2K yang dilapisi pelindung Gorilla Glass 5. Sayangnya Nokia 8 belum mengusung rasio layar yang kekinian yakni 18:9. Dahi dan dagu smartphone ini pun menurut saya terlalu lebar, meski bezel di kiri dan kanannya sudah cukup tipis. Tapi lebar bezel, dahi, dan dagu tentu saja soal selera.

Masuk ke bagian dalam, Nokia 8 diotaki chipset Snapdragon 835 dengan CPU octa core 2,5GHz dan GPU Adreno 540, ditambah dengan RAM 4GB dan penyimpanan internal sebesar 64GB. Chipset Snapdragon 835 memang bukan produk premium terbaru dari Qualcomm, tapi setidaknya chipset tersebut banyak dipakai oleh perangkat flagship yang lainnya, seperti Samsung Galaxy S8 dan S8 Plus, Google Pixel 2 dan Pixel 2 XL, Xiaomi Mi6, OnePlus 5, dan lainnya.

Baterai Nokia 8 tak terlalu besar, tapi untuk smartphone yang menggunakan Snapdragon 835, baterai berdaya 3090 mAh terbilang cukup. Fitur lain yang ada pada smartphone ini adalah ada sertifikasi IP54 yang artinya Nokia 8 tahan terhadap cipratan air. Iya, cuma cipratan doang, jadi jangan dibawa berenang ya.

Sistem operasinya sendiri dipasangi Android 7.1 Nougat tanpa ada kostumisasi apapun, artinya Android murni (stock Android). Tak lama setelah dinyalakan pertama kali, Nokia 8 pun bisa diinstal Android 8.0 Oreo.

Harga Nokia 8

Nokia 8 hadir secara resmi di Indonesia dengan banderol harga Rp6.499.000. Nokia pun menggandeng Lazada Indonesia untuk memasarkan Nokia 8 secara daring, dan ada tawaran menarik bagi 200 pembeli pertama sejak smartphone ini diluncurkan pada Selasa (13/2) kemarin.

Untuk 200 pembeli pertama, ada diskon senilai Rp500.000 sehingga pembeli bisa meminang Nokia 8 hanya dengan Rp5.999.000 saja. Tapi entah ini kabar baik atau buruk, Nokia 8 masih tersedia dengan harga Rp5.999.000 di Lazada. Artinya apa? Selama lima hari ini, penjualannya belum tembus 200 unit!

Dengan Snapdragon 835, layar 2K, penyimpanan yang cukup lega, dan body metal yang aduhai, rasanya dengan harga Rp6.499.000, Nokia 8 menjadi flagship paling murah saat ini di Indonesia. Worth it lah. Jangan dibandingkan dengan Infinix Zero 5 ya, kelasnya berbeda.

So, buat yang mau beli, yuk mumpung kuota 200 orang itu belum terpenuhi di Lazada.
Read More

15 Februari 2018

Lewat Redmi 5 dan Redmi 5 Plus, Xiaomi Merusak Pasar (Lagi)

Pabrikan asal China yang satu ini memang menjadi perbincangan. Setelah hingar-bingarnya dalam Flash Sale Redmi 5A, Xiaomi kembali menerjunkan seri Redmi 5 kembali pada Rabu (14/2) di Grand Indonesia, Jakarta. Ya, seri tersebut adalah Redmi 5 dan Redmi 5 Plus. Saat ini Xiaomi belum membawa Redmi 5 Pro.

Apa perbedaan Redmi 5 dan Redmi 5 Plus?

Segi tampilan Redmi 5 dan Redmi 5 Plus mengusung layar kekinian yang memiliki aspek rasio 18:9. Ditambah pula bezel yang tipis dengan menumpulkan keempat sudut atas dan bawah layar menambah manisnya ponsel.


Perbedaan yang paling terlihat dari kedua ponsel tersebut terletak pada bentang diagonal yang berbeda, kalau Redmi 5 memiliki bentang layar sepanjang 14,5 cm dengan layar 5,7 inci, sementara Redmi 5 Plus punya bentangan lebih besar yakni 15,2 cm dengan layar 5,99 inci. Sayangnya hanya Redmi 5 Plus yang memakai layar Full HD, sementara Redmi 5 hanya memakai layar HD.

Kalau masuk lebih dalam dengan mengurai spesifikasi, tentu saja akan lebih banyak tampak perbedaannya. Misalnya dari segi SoC, dimana Redmi 5 hanya memakai chipset Snapdragon 450 dengan clockspeed maksimal di angka 1,8GHz dengan grafis dari Adreno 506. Sementara itu Redmi 5 Plus dibekali dengan Snapdragon 625 dengan clockspeed maksimal 1,8GHz yang dipasangi grafis Adreno 506.

Kalau melihat dari sisi kamera, tampaknya Redmi 5 dan Redmi 5 Plus tidak masuk sebagai ponsel untuk selfie. Pasalnya, kamera depan keduanya hanya dibekali dengan sensor 5MP saja. Sementara kamera belakangnya dibekali dengan sensor 12MP dengan ukuran sensor 1,25μm. Perbedaannya terletak pada LED flash, dimana Redmi 5 hanya memiliki flash tunggal, sementara Redmi 5 Plus punya flash ganda.

Berikut spesifikasi lengkapnya:
Redmi 5 Redmi 5 Plus
Chipset Snapdragon 450 1,8GHz
Grafis Adreno 506
RAM + Memori 2GB + 16GB / 3GB + 32GB
Layar 5,7 inci
1440 x 720 HD+ resolusi, 282 PPI
Dimensi 151,8 x 72,8 x 7,7 mm
Bobot 157 g
Baterai 3300mAh 5V/2A
Kamera Belakang 12 MP, Depan 5 MP
Chipset Snapdragon 625 1,8GHz
Grafis Adreno 506
RAM + Memori 3GB + 32GB / 4GB + 64GB
Layar 5,99 inci
2160 x 1080 FHD+ resolusi, 403 PPI
Dimensi 158,5 x 75,45 x 8,05 mm
Bobot 180 g
Baterai 4000mAh 5V/2A
Kamera Belakang 12 MP, Depan 5 MP

Merusak Harga Pasar

Sejak awal masuk ke Indonesia, Xiaomi memang dikenal dengan produsen ponsel berharga murah tapi spesifikasinya lebih dari harga yang ditawarkan oleh pasar. Apalagi dengan fenomena Redmi 5A yang dibanderol sebesar Rp999.000, meski dengan syarat ikut flash sale. Xiaomi dianggap merusak pasar smartphone Indonesia.

Peluncuran Redmi 5 dan Redmi 5 Plus pun dituding merusak pasar juga. Pasalnya dengan harga yang ditawarkan, keduanya benar-benar merusak harga pasar yang sudah ada. Sebabnya di harga yang ditawarkan, telah bercokol beberapa nama yang memiliki spesifikasi yang lebih rendah. Xiaomi menyebut Redmi 5 Plus berada di kelas yang sama dengan Vivo V7+ dan Oppo F5. Silakan bandingkan harga yang ditawarkan untuk seri Redmi 5 ini.

Redmi 5 Redmi 5 Plus
2GB+16GB Rp1.699.000
3GB+32GB Rp1.899.000
3GB+32GB Rp2.199.000
4GB+64GB Rp2.699.000

Benarkah Xiaomi merusak pasar? Mungkin benar kalau melihatnya dari kacamata kompetitor. Namun kalau dilihat dari kacamata konsumen, harga yang ditawarkan Xiaomi tentu saja menggembirakan.

Steven Shi, Country Manager Xiaomi Indonesia, menyebutkan kalau harga murah ini bukan dimaksudkan untuk merusak pasar. Xiaomi hanya ingin berteman dengan konsumen, tanpa peduli dengan kompetisi. Meskipun pada akhirnya pasar adalah kompetisi.

Hanya saja, yang perlu diingat oleh konsumen adalah harga yang ditawarkan untuk Redmi 5 dan Redmi 5 Plus hanya tersedia di gerai resmi Xiaomi dan beberapa e-commerce. Kalau sudah masuk ke konter offline, biasanya harganya bakal lebih mahal. Tapi uniknya, harga yang lebih mahal itu masih tetap murah dibandingkan dengan merek lainnya.

Apakah model bisnis yang menghadirkan ponsel murah dengan spesifikasi bagus ini cuma milik Xiaomi? Ternyata tidak. Pasalnya, dalam beberapa waktu belakangan ini, entah cuma gimmick atau serius, banyak merek yang juga menghadirkan ponsel dengan spesifikasi jempolan yang dibanderol dengan harga di bawah pasar. Salah satunya Infinix dengan Zero 5, Evercoss juga, dan SPC.
Read More

6 Februari 2018

5 Alasan Smartphone Kamu Tak Butuh MicroSD

Kondisi low-storage di smartphone memang menyebalkan. Ini berarti pengguna mesti memindahkan data-data yang sudah tersimpan ke tempat lain. Maka pilihan yang biasanya diambil adalah menambahkan MicroSD agar penyimpanan di smartphone itu bertambah. Tapi sudah tepatkah pilihan ini?

Sebetulnya ada alasan mengapa semakin bagus dan mahal sebuah smartphone maka daya simpan internalnya pun akan diperbesar. Ini berarti smartphone itu tidak membutuhkan penyimpanan eksternal dalam bentuk MicroSD.

MicroSD / Sumber: Unsplash.com/Tom Purfon

Produsen smartphone memahami kalau penambahan MicroSD bukan pilihan yang tepat, namun demi meluaskan pilihan-pilihan pengguna yang mungkin saja mengharapkan smartphone-nya punya daya simpan besar, slot MicroSD pun dibuat.

Pilihan menambahkan external storage sering dipilih buat pengguna middle-entry smartphone yang dalam waktu bersamaan menggunakan game yang menguras memori serta foto dan video dengan resolusi tinggi.

Nah, sayangnya keberadaan MicroSD sebetulnya bukan pilihan yang tepat. Mengapa tidak tepat? Beberapa alasan berikut ini semoga membantu menjawab pertanyaan tersebut.

1. Ketahanan MicroSD sering menjadi mitos

Ada produsen MicroSD yang menjamin garansi seumur hidup apabila barang produksinya itu mengalami kerusakan. MicroSD yang rusak itu tidak diservis, tapi diganti dengan unit yang baru. Ini berarti data-data yang tersimpan disana bakal menjadi sampah seiring MicroSD tersebut dibuang.

Saat ini belum ada penelitian tentang seberapa panjang umur sebuah MicroSD. Namun berdasarkan pengalaman, menyimpan data-data penting di MicroSD bukanlah pilihan yang tepat. Pasalnya, berdasarkan pengalaman, data di dalam MicroSD itu sering tidak utuh. Istilahnya data itu mengalami corrupt.

2. MicroSD bisa melambatkan kinerja smartphone

Salah satu alasan mengapa produsen smartphone middle-end hingga flagship memberikan internal storage atau built-in storage yang lebih besar adalah keberadaan MicroSD yang akan memperlambat kinerja smartphone. Mungkin pada smartphone dengan prosesor kelas wahid, kelambatan itu tidak begitu terasa. Namun bakal terasa apabila smartphone itu merupakan jenis low-end.

Coba saja memindahkan instalasi aplikasi ke external storage. Uji cara ini terhadap aplikasi yang membutuhkan grafis dan memori yang baik, dan lihat apa yang terjadi. Selain grafisnya mengalami patah-patah, gerakannya pun sering lambat merespon. Sekali lagi, ini bisa terjadi pada smartphone low-end hingga middle-entry.

3. Penggunaan MicroSD cukup terbatas

Pilihan menggunakan MicroSD tentu saja sebagai alternatif penyimpanan ketika penyimpanan internal sudah penuh. Namun sayangnya, alternatif ini pun tak bisa menggantikan sepenuhnya fungsi internal storage.

Misalnya pengguna yang ingin merekam video dengan resolusi Full-HD hingga 4K. Resolusi ini akan tersimpan dengan baik di penyimpanan apapun, baik internal maupun eksternal, tapi khusus yang disimpan di MicroSD, hasil perekaman itu tak akan sempurna. Salah satunya ditemukan sedikit patah-patah pada gambarnya.

Apakah kondisi yang sama berlaku pula pada pengambilan foto? Seringnya iya.

4. Apakah MicroSD di smartphone asli?

Dalam dunia smartphone dikenal istilah black market, refurbished, dan rekondisi. Hampir tidak ditemukan barang KW. Misalnya smartphone merek A yang baru, tapi ternyata palsu. Sebab biasanya selain jalur distribusinya jelas, juga bisa dengan mudah dideteksi kalau smartphone itu asli atau palsu.

Sayangnya pada MicroSD tidak semudah itu. Pengguna sering kesulitan membedakan antara MicroSD palsu dengan yang asli. Karena kemasan yang palsu betul-betul dibuat semirip mungkin dengan yang asli.

5. Tersedia banyak pilihan cloud storage

Koneksi internet yang semakin hari semakin bagus, membuat pilihan berpindah ke cloud storage sebagai alternatif backup file semakin tepat. Pasalnya selain data pengguna pun aman, backup semacam ini banyak disediakan secara gratis.

Misalnya di Google Drive, meski kapasitas gratisnya hanya sampai 2 GB saja. Tapi kalau menjadi Local Guides, Google Drive akan memberikan tambahan penyimpanan hingga 15 GB. Jadi total ada 17 GB.

Produsen smartphone pun banyak yang memberikan bundling cloud storage di produk terbarunya. Meski sebagiannya hanyalah gimmick marketing belaka, namun cloud storage menjadi alternatif yang baik buat mereka yang ingin datanya tetap aman, tapi tetap nyaman dalam penggunaan smartphone.
Read More

3 Februari 2018

KlikQuick, Marketplace UMKM Rasa Ojek Online

KlikQuick merupakan platform digital yang memosisikan dirinya sebagai marketplace.

Suatu ketika saya menemui mobil dengan stiker Uber masuk ke gang perumahan yang saya tinggali. Hari selanjutnya, istri bertanya apakah benar Grab sudah bisa digunakan di Indramayu? Sebab sebelumnya keriuhan pro-kontra ojek online baru mampir di Cirebon saja. Setelah saya instal kedua aplikasinya, ternyata benar kedua platform digital transportasi itu sudah tersedia di tempat tinggal saya. Sayangnya layanan antar makanan belum tersedia.

Tampilan aplikasi KlikQuick / Sumber: klikquick.co.id

Belum masuknya pemain besar seperti Go-Jek, Uber, dan Grab ke kota-kota kecil seperti Indramayu, dibaca sebagai peluang. Ya, peluang untuk memasukkan platform digital lainnya dan mencoba mendahului perebutan market share. Sejak Januari 2018 kemarin, masuklah KlikQuick ke Indramayu.

KlikQuick bermula dari Tasikmalaya. Berdasarkan informasi dari Rancahpost, KlikQuick sudah beroperasi sejak 2016. Hanya saja, pada saat itu teknis kerjanya dilakukan melalui telepon, SMS, WhatsApp, Line, dan BBM. Platform layanannya berupa ojek online 24 jam yang melayani penjemputan anak sekolah, kirim paket, pemesanan tiket, dan lain-lain. Setahun kemudian aplikasi Android-nya dibuat.

Apa itu KlikQuick?

KlikQuick merupakan platform digital yang memosisikan dirinya sebagai marketplace. Selayaknya marketplace, maka ada penjual dan pembeli yang melakukan transaksi. Namun yang membedakan antara KlikQuick dengan marketplace seperti Tokopedia, Bukalapak, Kaskus dan lainnya, adalah penyediaan layanan antar.

Logo KlikQuick

Marketplace ini boleh jadi merupakan gimmick marketing yang dikembangkan oleh KlikQuick. Sebabnya platform etalase digital yang menjadi ciri khas marketplace secara umum hanya benar-benar menjadi etalase di aplikasi KlikQuick. Pengguna hanya bisa memesan layanan melalui peta berbasis geo-location, sehingga meskipun marketplace itu bisa diakses di seluruh Indonesia, proses transaksi hanya bisa dilakukan dengan layanan antar berupa ojek. Entahlah mengapa KlikQuick mesti repot-repot membuat 'beranda' yang memuat seluruh marketplace yang terdaftar kalau transaksinya hanya memakai layanan ojek lokal saja.

Cara Kerja KlikQuick

Dalam skala wilayah kabupaten, KlikQuick setidaknya memiliki tiga unsur pokok, yakni Mitra Cabang, Mitra Merchant dan Mitra Driver. Mitra Cabang berfungsi sebagai operator yang melakukan koordinasi antara Mitra Merchant dengan Mitra Driver. Sementara itu Mitra Merchant adalah pemilik layanan jasa perdagangan dan Mitra Driver adalah kurir yang memiliki tugas melayani pengantaran barang yang dipesan konsumen melalui aplikasi KlikQuick.

Mitra Cabang sendiri terdiri dari dua unsur, pertama Mitra Cabang Kabupaten yang ketuanya sering disebut sebagai Koordinator Kabupaten (Korkab) serta Mitra Cabang Kecamatan yang ketuanya disebut dengan Koordinator Kecamatan (Korcam).

Menurut penuturan salah satu Korcam KlikQuick, Mitra Cabang ini bertugas merekrut Mitra Merchant dan Mitra Driver. Jadi meskipun KlikQuick merupakan platform digital, ia tak sepenuhnya memakai e-registration. Sehingga pendaftaran merchant dan driver harus melalui Mitra Cabang.

Penghasilan yang didapatkan Mitra Driver akan menjadi milik sendiri secara penuh, tanpa pemotongan apapun. Hanya saja untuk pendaftaran pertama, setiap Mitra dikenakan biaya sebesar Rp250.000 yang bisa dibayarkan separuhnya terlebih dulu. Sementara bagi Mitra Merchant, setahu saya tidak dikenakan biaya apapun, kecuali Gold Merchant. Bagi Gold Merchant akan dikenakan biaya sebesar Rp10.000 setiap bulan.

Tarif KlikQuick

Kalau mengacu pada tarif ojek online di 2018, di Indramayu sendiri tarif KlikQuick hampir mirip dengan tarif GrabBike. Setiap konsumen yang memesan makanan akan dikenakan tarif Rp5.000 untuk jarak 1 kilometer. Setelah 1 kilometer terlewati, setiap 1 kilometer selanjutnya akan dikenakan biaya sebesar Rp1.500 tanpa kecuali. Ini berbeda dengan GrabBike, dimana setelah 12 kilometer tarifnya berubah menjadi Rp2.500. Jadi kalau dihitung-hitung memang lebih murah KlikQuick, apalagi pada GrabBike dikenal istilah jam sibuk dimana setiap konsumen dikenakan tambahan Rp2.500 setiap pesanan.

Komparasi KlikQuick dengan GrabBike ini hanya berlaku di wilayah Indramayu, karena di daerah ini memang sudah hadir platform asal Malaysia tersebut. Saya belum mengetahui tarif KlikQuick di kota lainnya.

Kesimpulan

KlikQuick memiliki potensi yang bagus untuk bersaing dengan platform lainnya. Meski terselubung dibalik 'demi UMKM', pada kenyataannya KlikQuick punya konsep yang tidak berbeda dengan layanan ojek online sejenisnya. Keunggulan KlikQuick adalah ia terlahir dari rahim 'desa', dimana strateginya mungkin meniru Mao Ze Dong, yakni 'desa mengepung kota'. Di kota-kota kecil, layanan semacam ojek online belum semasif di kota besar. Asal ada edukasi dan promosi yang gencar, penduduk di kota kecil pun bisa menjadi konsumen yang potensial bagi KlikQuick.

Ada keunggulan lain, KlikQuick sering memberikan semacam mentoring bisnis perwilayah masing-masing bagi Mitra Merchant dan Mitra Driver yang dilakukan oleh Mitra Cabang masing-masing. Sesuatu yang kurang ditemukan pada layanan ojek online sejenisnya. Bagaimana? Mau bergabung dengan KlikQuick? Silakan unduh aplikasinya disini ya.

Nah, ini ada iklan pengenalan dari KlikQuick:



Read More

2 Februari 2018

ASUS ROG G703, Laptop Gaming Seharga Rp60 Juta

The beast already unleashed. Begitulah Asus memberikan tagline peluncuran tiga lini laptop ROG mutakhirnya di Indonesia. Ada tiga laptop ROG milik Asus yang dirilis dari bilangan SCBD Jakarta pada Kamis (1/2/2018) itu, yakni ROG Strix Scar Edition, ROG Strix Hero Edition, dan ROG G703.

The beast pada tagline itu tentu merujuk pada subyek tunggal. Ini bukanlah 'the beast' pada 'Fantastic Beasts and Where to Find Them', dimana monsternya banyak. Untuk itulah ada salah satu laptop yang menjadi the beast dari ketiganya. Ya, tepat kalau jawaban anda adalah ROG G703.


Asus ROG G703 bukan cuma menang di harga saja, akan tetapi ia dibekali pula dengan kemampuan kelas atas dari lini laptop gaming. Sebagai pengantar, laptop yang juga diberi nama ROG Chimera G703 ini mendapatkan award honoree bidang gaming di CES 2018. Penasaran dengan spesifikasinya? Kuy kita tengok saja...

Desain yang Kokoh

Body ROG G703 terbuat dari campuran metal yang kokoh dengan panel black-matte. Desain ROG selalu memunculkan garis-garis yang tegas dengan beberapa aksen orange dan logo ROG yang mencolok di bawah layar serta di bagian depan laptop.

Keyboard dibuat dengan sentuhan Aura RGB. Fitur ini akan memunculkan warna-warni yang bisa disesuaikan polanya ketika laptop sedang menyala. Kalau anda merasa jari anda cukup kesulitan dengan keyboard yang ada saat ini, ROG G703 menghadirkan panel keyboard dengan jarak yang cukup lega. Sekitar 2,5mm jaraknya dengan lengkung setiap tombolnya sebesar 0,3mm.


ROG G703 memiliki layar selebar 17,3 inci IPS Full-HD. Keistimewaan layar IPS ini bukan hanya terletak pada responsivitasnya yang akurat saja, atau anti-glare yang membuatnya tak akan silau apabila ditimpa cahaya, namun dilengkapi dengan kemampuan mencapai resfresh rate 144Hz. Sebab layar laptop ini ditopang oleh teknologi NVIDIA G-SYNC. Ini berarti tiada lagi tampilan yang patah-patah halus apalagi patah-patah kasar ketika bermain game dengan dengan pengaturan grafis paling tinggi.

Performa yang Gahar

ROG G703 diotaki oleh prosesor Intel Core i7-7820HK yang memungkinkannya mampu mencapai overclock di angka 4,3 GHz. Prosesor ini diklaim lebih tinggi sekitar 500MHz dibandingkan prosesor yang dipakai di laptop gaming yang lain, seperti Intel Core i7-700HQ. Untuk lebih mendongkrak performanya, prosesor di ROG G703 ini pun mendukung pengoperasian Intel Hyper-Threading, Speed Shift dan Turbo Boost 2.0 agar segala aktivitas dengan laptop yang satu ini bisa lebih cepat dan efisien.

Untuk mendukung kemampuan layar yang menawan, Asus pun memasang grafis dari GeForce GTX 1080 yang bisa mencapai overclock hingga 1,9 GHz. Otak grafis dari NVIDIA 10-Series ini memiliki 2560 CUDA Core yang telah mendukung pengoperasian Microsoft DirectX 12. Ya, benar-benar laptop yang difokuskan untuk gaming atau paling tidak buat kebutuhan multimedia.

Selain CPU dan GPU diatas, ROG G703 memiliki RAM 32GB DDR4 yang mampu mencapai overclock hingga 2800MHz. Ya, kecepatan overclocking tersebut melampaui rekan sejawatnya yang hanya berjalan pada 2133MHz. Asus juga menyediakan slot untuk RAM tambahan hingga mencapai 64GB.


Untuk mengantisipasi instalasi game berat, Asus memasang daya simpan sebesar 1TB dengan kecepatan 7200RPM SATA HDD. Namun buat yang ingin mempercepat kemampuan processing lalu lintas data, bisa juga dengan memasang SSD. Sebab ROG G703 telah menyediakan slot PCIE Gen3X4 untuk dua SSD masing-masing maksimal 256GB.

Laptop itu kalau hardware-nya sudah panas, biasanya performanya cenderung menurun. Ini pun tidak terkecuali laptop gaming, bahkan potensi panas untuk laptop gaming bisa lebih tinggi. Untuk itulah ROG G703 memasang Anti-Dust Cooling (ADC) atau sistem pendingin yang memungkinkan prosesor tetap dalam kondisi dingin. ADC ini bekerja dengan cara membersihkan debu-debu atau partikel yang berbahaya yang berpotensi mengganggu kerja hardware. Lewat kipas yang berputar secara simultan dan heat pipe yang terpisah, ADC bakal mencegah pembentukan kerak-kerak debu yang biasanya menempel dan menyebabkan panas.

Kesimpulan

Asus ROG G703 ini memang dibuat bukan untuk laptop umum. Seri ROG tidak disarankan dibeli oleh mereka yang berkawan dengan laptop hanya untuk diajak mengetik, browsing, dan pekerjaan ringan lainnya. Bukan apa-apa, laptop ini bobotnya cukup berat untuk dipakai menggantikan PC yang bisa dibawa kemana-mana. Ya, ROG G703 bobot bersihnya hampir 5kg. Belum lagi kalau membawa charger dan printilan bawaan lainnya.

Selain berat dan dimensinya yang tidak seumum laptop biasa, ROG G703 juga dikeluhkan karena harganya mahal. Ya, setidaknya mahal bagi yang tidak punya uang seperti saya. Laptop ini dibanderol secara resmi oleh Asus dengan harga Rp60.299.000.

Apakah harga itu cukup mahal? Saya rasa tidak. Pasalnya, lini ROG masih menjadi penyumbang yang cukup signifikan bagi market share laptop Asus. Padahal kalau dilihat-lihat, harga laptop ROG ini berkisar antara Rp18 jutaan hingga Rp90 jutaan, dan kenyataannya tetap banyak pembelinya. Jadi mungkin saya saja yang kere.
Read More

27 Januari 2018

Aplikasi Kasir Online Omegasoft

Aplikasi kasir online Omegasoft merupakan aplikasi kasir yang mampu menyelesaikan kebutuhan akuntansi bisnis anda. Kebutuhan analisis data, stok barang, database konsumen, sampai pembuatan e-faktur bisa diselesaikan oleh Omegasoft. Menariknya, Omegasoft merupakan aplikasi berbasis online, sebab penyimpanan database-nya berada di cloud atau peenyimpanan awan. Ini memungkinkan pengguna untuk mengelola bisnisnya kapanpun dan dimanapun asal tersedia jaringan internet.

Omegasoft memahami kalau kategorisasi bisnis biasanya terbagi kedalam empat golongan, yakni kategori makanan dan minuman, kategori retail, kategori distributor, dan layanan jasa. Empat kategori itu menjadi titik fokus dalam layanan aplikasi kasir online Omegasoft.

Aplikasi Kasir Online Omegasoft
Aplikasi kasir online Omegasoft
Aplikasi kasir yang ada belakangan ini biasanya berfokus pada hitung-hitungan akuntansi belaka. Para pengguna biasanya hanya disodorkan dengan data-data hasil transaksi dalam jangka waktu tertentu, kemudian mengolahnya sendiri secara manual. Ada beberapa aplikasi kasir yang bisa secara langsung menganalisis laporan omset jangka waktu tertentu itu, tapi pengguna mesti berada disitu. Aplikasi semacam ini kurang mampu beradaptasi dengan zaman yang serba cepat dan terhubung satu sama lain.

Omegasoft pada akhirnya menjawab kebutuhan zaman, dengan membuat aplikasi kasir toko yang bisa menghubungkan pemilik bisnis dengan bisnisnya sendiri. Omegasoft memungkinkan pemilik bisnis mengendalikan bisnisnya meski dari jarak jauh, selama terhubung dengan internet.

Enam Keuntungan Memakai Omegasoft

1. UX dan UI Yang Menyenangkan

Omegasoft tidak seperti aplikasi kasir lainnya yang memiliki tampilan membosankan. Sebab tampilan aplikasi Omegasoft dibuat untuk kenyamanan pengguna dan mengadopsi user-interface (UI) yang modern. Meski begitu, user-experience (UX) Omegasoft tetap dikedepankan sehingga pengguna tidak merasa bingung. Overall, Omegasoft mudah dipahami dengan cepat dan dalam hitungan menit seseorang yang terbiasa dengan penggunaan komputer maupun software akan cepat menguasainya.

2. Dasbor Laporan Yang Lengkap

Omegasoft dibuat untuk empat kategori bisnis, sehingga penyajian datanya fokus pada keempat kategori bisnis itu. Makanya kalau berkunjung ke dasbor Omegasoft, pengguna tak akan dikecewakan akibat data vital bisnisnya tidak ada disini.

3. Manajemen Stok Yang Rapi

Kesuksesan bisnis salah satunya ditunjang oleh lihainya pebisnis dalam mengatur stok. Untungnya, manajemen stok ini sudah terintegrasi dalam Omegasoft, sehingga pengguna bisa mengelola bahan baku dan melakukan pembaruan kapan saja, darimana saja dan stok itu akan diperbaharui secara otomatis.

4. Konektivitas dengan Konsumen Tetap Terjaga

Ini adalah poin yang sering luput dari aplikasi kasir manapun. Kalau aplikasi kasir hanya memfokuskan pada hitung-hitungan, aplikasi Omegasoft memiliki fitur yang menyajikan data konsumen secara lebih baik. Omegasoft juga menyediakan MLA (Membership Loyalty App) dan Idekuliner yang bakal memanjakan konsumen dan membuat mereka tak akan berpaling dari bisnis anda. Singkatnya, keduanya semacam software restoran. Kedua aplikasi ini akan diceritakan terpisah.

5. Berbasis Cloud

Cloud merupakan sebuah bisnis lain yang diperkirakan akan terus berkembang dengan pesat di tahun-tahun mendatang. Omegasoft memanfaatkan cloud untuk menyimpan hasil-hasil dari kerja aplikasi. Sehingga pengguna bisa mengakses kondisi bisnisnya kapan saja dan dimana saja secara real-time. Keren, ya.

6. Dukungan Layanan 24/7

Omegasoft memang mempermudah UX dan UI-nya agar cepat dipahami pengguna. Namun jangan khawatir, karena Omegasoft juga menyediakan layanan teknis 24 jam sehari dan 7 hari seminggu.

Aplikasi kasir online Omegasoft sedang dipakai oleh ratusan perusahaan yang bergerak di berbagai bidang. Klien Omegasoft terdiri dari restoran, retail, distributor, klinik kecantikan, aksesoris komputer, toko fashion, servis, hingga institusi pemerintahan dan rumah sakit.

Membership Loyalty App dan IdeKuliner

Aplikasi Kasir Online Omegasoft
Membership Loyalty App dan IdeKuliner dari Omegasoft
Oh iya, diatas saya sudah janji menceritakan sedikit tentang aplikasi Android dan iOS yang bakal terintegrasi dengan Omegasoft, yakni Membership Loyalty App dan IdeKuliner. Keduanya memang dibutuhkan apabila anda memiliki bisnis kafe, restoran, atau semacamnya.

Membership Loyalty App semacam aplikasi ticketing yang akan mencatat segala macam kebutuhan konsumen. Di aplikasi ini tercatat kartu anggota, promo dan acara khusus, pemesanan meja, hingga layanan delivery order. Semuanya tercatat dalam satu aplikasi, dan terintegrasi dengan Omegasoft. Nice.

Sementara itu IdeKuliner memungkinkan pengguna untuk mengulas makanan yang pernah dimakan, melihat-lihat hasil ulasan orang lain untuk mengetahui menu unggulan, serta informasi terkait kuliner terdekat.

Manfaatnya bagi pengguna Omegasoft, kedua aplikasi tadi terintegrasi dengan aplikasi Omegasoft sehingga hubungan dengan konsumen bakal lebih harmonis dan loyal. Pengguna Omegasoft bisa memberikan informasi tentang produk terbaru maupun promo yang akan atau sedang dilaksanakan. Semuanya bertujuan untuk kemajuan bisnis anda. Saatnya bilang, "Great work, Omegasoft!"

Biaya Layanan Omegasoft

Ada tiga pilihan tipe layanan yang ditawarkan oleh Omegasoft, yakni Omega Pos Basic, Omega Pos dan Omega Accounting. Harganya pun bervariasi, mulai dari Rp125.000 per bulan atau Rp1.250.000 per tahun untuk Omega Pos Basic, kemudian Rp165.000 per bulan atau Rp1.650.000 per tahun untuk Omega Pos, serta Rp330.000 per bulan atau Rp3.300.000 per tahun untuk Omega Accounting. Dari harga tersebut terlihat biaya yang ditawarkan per tahunnya lebih hemat. Oh iya, harga ini belum termasuk perangkatnya.

Aplikasi Kasir Online Omegasoft
Harga layanan Omegasoft
Di Omegasoft pun tersedia hardware untuk mengoperasikan aplikasi kasir ini. Ini disediakan untuk perusahaan yang mungkin saja belum membeli perangkat untuk mengoperasikan aplikasi kasir yang dibutuhkan. Ada empat pilihan tipe, yakni Smartcashier dengan harga Rp9.900.000, Smartcashier Pro Rp11.500.000, Waiter Tablet Rp3.999.000, dan Table Tablet Rp3.999.000. Keempat perangkat ini sudah terpasang aplikasi Omegasoft.

Aplikasi Kasir Online Omegasoft
Harga perangkat dan layanan Omegasoft.
Kalau mau sekedar mencoba seperti apa Omegasoft, disediakan pula uji coba selama 14 hari yang tidak akan dikenakan biaya. Silakan mendaftar dengan berkunjung ke omegasoft.co.id/daftar/, kemudian isi lima kolom yang tertera, dan klik 'daftar sekarang' untuk meminta tautan unduhan software Omegasoft. Setelah diisi, silakan menunggu setidaknya 24 jam.

Vitalnya bisnis anda tentu tidak bisa dipertaruhkan hanya dengan aplikasi zaman old yang terpaku di meja dan menghabiskan banyak kertas untuk dianalisis. Saatnya berpindah ke aplikasi kasir yang lebih update, terintegrasi, dan terkoneksi dengan Omegasoft. Yuk, daftar sekarang.

Untuk melihat seperti apa software Omegasoft versi Android, silakan simak video berikut ini:

Read More

25 Januari 2018

Samsung Dilibas Xiaomi di India, Apakah Bakal Terulang di Indonesia?

Lembaga periset pasar, Canalys dan Counterpoint, merilis data penjualan ponsel pada kuartal 4 tahun 2017 di India. Hasilnya sebagaimana judul artikel ini, yakni Samsung dilibas oleh Xiaomi. Berita ini sedang trending di India sejak Kamis (25/1) dan tentu kabarnya menyebar secara global.

Canalys menyebut kalau Xiaomi memiliki market share sebesar 27% dengan jumlah sekitar 8,2 juta perangkat. Sementara Samsung menempati urutan kedua dengan raihan 25% dengan jumlah sekitar 7,3 perangkat. Sedikit berbeda dengan Canalys, Counterpoint menyebut kalau Xiaomi mendapatkan 25% pangsa pasar, sementara Samsung hanya 23% saja.

Techradar menyebut kalau Samsung enggan disebut takluk oleh Xiaomi, meski dua periset itu menyebutkan datanya. Menurut petinggi Samsung di India, pabrikan Korea Selatan ini tetap unggul menurut lembaga riset GfK. Riset GfK itu dilakukan dengan cara melacak penjualan hingga ke konsumen terakhir. Dari data tersebut, Samsung memiliki karket share pada kuartal akhir 2017 sebesar 40%. Apalagi, tambah petinggi ini, Samsung merupakan 'Most Trsuted' brand di India.

Lalu manakah dari data tersebut yang paling akurat? Data dari Canalys serta Counterpart yang memenangkan Xiaomi, ataukah data dari GfK yang mengunggulkan Samsung? Tentu susah untuk dibuktikan siapa yang unggul kecuali masing-masing brand membuka data pemasarannya masing-masing.

Kalau dilihat dari siapa yang memenangkan pertarungan ini, ketika melihat siapa yang perangkatnya paling banyak dipakai oleh masyarakat India, maka Samsung tentu lebih unggul. Sebab pabrikan Korea ini sudah bercokol lebih lama di India dibandingkan Xiaomi yang baru tiga tahun saja. Tapi saya sendiri lebih percaya terhadap data Canalys dan Counterpart dibandingkan GfK. Sebab pembicaraan ini mengenai market share pada kuartal akhir 2017. Mari kita ulas.


1. Fenomenalnya Xiaomi Redmi

Xiaomi di lini Redmi boleh dikatakan memenangkan pertarungan untuk level budget-phone dari ponsel manapun. Apalagi kalau sudah berbicara Redmi 5A. Di India sendiri, Xiaomi menggandeng Flipkart dan Amazon untuk melakukan flash sale ponsel Redmi. Antusiasme masyarakat India dengan Redmi pun kabarnya serupa dengan Indonesia.

Sebagai budget-phone, Redmi (sekali lagi, terutama Redmi 5A) sangat menarik. Di India, Redmi Note 4 juga menjadi idola. Pasalnya, hanya dengan uang dibawah Rs15,000, baik Redmi Note 4 apalagi Redmi 5A, bisa dibawa pulang meski harus rebutan di flash sale.

2. Ketersediaan Yang Lebih Baik

Dalam beberapa bulan terakhir, keberadaan ponsel Xiaomi semakin mudah ditemukan. Xiaomi telah melakukan perbaikan pada rantai distribusi dan ketersediaan stok di India. Sebelumnya, Xiaomi pun diduga melakukan praktek hunger marketing dimana harga murah itu diduga hanya gimmick marketing saja. Setelah jalur itu diperbaiki, harga resmi yang murah itu tetap dipertahankan. Akhirnya masyarakat India pun banyak yang kepincut dengan Xiaomi, terutama seri Redmi.

3. Murah

Ya tentu saja hampir semua orang melirik Xiaomi dikarenakan tawaran harganya jauh lebih murah dibandingkan dengan ponsel sekelasnya. Sebagai contoh, Xiaomi Mi A1 dijual dengan harga Rs14,000, dimana dengan chipset Snapdragon 625 tentu tak ada ponsel sekelasnya yang berharga sedemikian ringannya. Terlebih lagi hal pada seri Redmi.

4. Spesifikasi Samsung Yang Membosankan

Samsung boleh bangga ketika Galaxy S8 maupun Note 8 selalu disebut-sebut sebagai ponsel terbaik. Tapi tentu penjualan ponsel flagship itu tak banyak membantu peningkatan market share. Pembeli kedua ponsel itu bisa dihitung dengan jari. Samsung babak belur di ranah ponsel middle-entry apalagi low-budget phone.

Kondisi Pasar Indonesia

Strategi Xiaomi di Indonesia dan India tak begitu berbeda. Hanya pilihan alat saja yang mungkin membedakan keduanya. Misalnya antara Lazada di Indonesia dan Flipkart di India. Tapi strategi menyikapi pasarnya sama saja. Mungkin karena tipikal masyarakatnya juga tak beda jauh, yakni budget-phone-nya masih di harga segitu. Hehe

Di tahun 2017, Xiaomi segera berbenah untuk menggandeng berbagai pihak guna mendirikan gerai offline di berbagai tempat. Xiaomi sadar untuk membangun trust dengan konsumen, toko offline mesti ada dan berdiri di kota-kota di Indonesia. Meski memiliki Mi Fans yang loyal dan terbilang besar, Xiaomi tetap ingin menyasar konsumen lain yang selama ini mungkin belum loyal dengan Xiaomi. Toko offline ini menjadi fakta sahih kalau Xiaomi ingin memperbaiki jejaring distribusinya.

Kalau melihat Samsung, berita yang muncul di awal tahun ini hanya peluncuran Samsung A8 dan A8+ saja. Dua ponsel yang memiliki harga hampir mendekati Galaxy S8. Iya, masih mahal di kisaran Rp8 jutaan. Jelas ponsel tadi bukanlah budget-phone buat sebagian besar orang Indonesia.

Maka strategi Xiaomi hanya bermain-main di ranah ponsel seharga Rp2 jutaan saja seperti yang terbaru Redmi Note 5A Prime. Dimana dengan uang kurang dari Rp2 juta, Samsung hanya akan memberikan spesifikasi yang lebih rendah dibandingkan Redmi Note 5A Prime. Xiaomi cukup jeli membaca kondisi konsumen ponsel Indonesia, yang enggak terlalu melirik kalau dilempar ponsel flagship.

Pada kuartal ketiga tahun 2017, Xiaomi mampu merangsek ke posisi kelima dengan angka market share sebesar 6,2%. Angka ini masih sangat jauh dibandingkan Samsung yang menjadi raja market share ponsel di Indonesia dengan angka 30%. Jadi untuk tahun ini, Samsung sepertinya masih diatas angin. Satu-satunya yang paling mungkin terjadi adalah Xiaomi bakal menggeser Advan, Vivo, maupun Oppo dalam menempel posisi Samsung.

Apakah kondisi pasar ponsel di Indonesia pada 2018 ini bakal berpihak ke Samsung? Kita nantikan saja kejutan selanjutnya. Yang jelas, keempat poin alasan soal Xiaomi menggeser Samsung di India diatas sudah terjadi di sini.

Nah daripada serius memikirkan persaingan kedua brand ini, yuk disimak parodi Hitler dalam film Der Untergang yang menyoal seteru antara Xiaomi vs Samsung berikut ini. Selamat menyaksikan, jangan lupa SUBSCRIBE ya :)



Read More

Infinix Zero 5, Ponsel Bongsor dengan Harga Mungil

Hari ini (25/1) Infinix secara resmi memasarkan Infinix Zero 5 alias X603. Sebuah ponsel yang sebenarnya telah dikenalkan secara global pada Desember 2017 kemarin di Dubai. Keistimewaan ponsel yang satu ini terletak pada kategorinya sebagai flagship dari pabrikan asal Hongkong tersebut, namun dibanderol dengan harga yang cukup mungil.

Fitur utama yang ditawarkan Infinix Zero 5 adalah RAM 6GB, kamera ganda, layar besar dengan balutan bodi yang solid. Keistimewaannya adalah Infinix membanderol Infinix Zero 5 sebagai yang termurah untuk ponsel dengan RAM 6GB di Indonesia. Saat yang lain memasang harga diatas Rp5 juta, Infinix cukup menawarkan Rp3.499.000 saja.

Pada peluncurannya, Infinix menggandeng Lazada untuk melakukan flash sale pada hari yang sama pukul 11.00 WIB. Apakah Infinix bakal menerapkan strategi hunger marketing layaknya brand sebelah? Sepertinya strategi ini bakal sulit diterapkan, sebab meski harganya terbilang murah untuk ponsel sekelasnya, tetapi bukan tergolong budget-phone yang bakal diburu orang.


Bodi

Sepintas kesan bongsor akan meluncur dari mulut untuk mengomentari postur Infinix Zero 5. Sebab dengan lebar layar 5,98 inci dengan tampilan Full HD, para pemilik tangan mungil bakal kesulitan untuk mengoperasikannya dengan satu tangan. Terlebih karena baterainya yang cukup besar, bobot Infinix Zero 5 menjadi tidak ringan lagi. Dengan ukuran lengkap bodi 166,4 x 82,4 x 7,9 mm, Infinix Zero memiliki bobot 197 gram.

Desain bodinya memang tak terlalu istimewa. Apalagi dengan melakukan diferensiasi di bagian kamera belakang, motif bodinya malah terkesan mirip Huawei P10 dengan kamera Leica-nya itu. Tapi secara keseluruhan build-quality Infinix Zero 5 sudah layak masuk ke ranah premium, meski ponsel ini tergolong kelas menengah.

Di sebelah kanan ada slot micro SD dan nano-SIM, serta di sebelah kiri ada slot nano-SIM kedua. Di bagian bawahnya ada lubang loudspeaker, microphone, USB Type-C, serta lubang audio 3,5 mm. Oh iya, fingerprint diletakkan di belakang. Sebab di bagian depan meski layarnya masih menyisakan bezel, Infinix Zero 5 memakai tombol home-back-recent app berada di layar.

Spesifikasi

Infinix Zero 5 memang tak cuma bongsor di ranah bodi, tapi juga spesifikasinya terbilang 'wah' untuk ponsel dengan harga Rp3 jutaan. Dimulai dari otak perangkat yang dipasang Helio P25 MT6757 CD Octa-core 2.6GHz, ditambah grafis yang ditopang oleh ARM MALI-T880 MP2 900MHz membuat pengguna Infinix Zero 5 bakal menggunakannya dengan tenang tanpa khawatir lag apalagi hang.

Apalagi kalau melihat RAM yang cukup besar mencapai 6GB dengan dukungan memori 64GB membuat kinerja dan penyimpanan perangkat menjadi mantap. Sebenarnya Infinix Zero 5 juga punya saudara kandung, yakni Infinix Zero 5 Pro. Keduanya punya spesifikasi yang serupa, namun hanya berbeda pada memori saja, sebab Infinix Zero 5 Pro dibekali kapasitas memori sebesar 128GB.

Baterai Infinix Zero 5 pun cukup bongsor. Kapasitas dayanya sebesar 4350mAh yang menurut klaimnya bisa bertahan 430 jam waktu stand by. Untunglah meskipun baterainya besar, chipset Mediatek Helio P25 mendukung fitur Quick Charge dengan bukti kepala charger yang bertuliskan 3A.

Satu lagi nih, buat yang mengimani Antutu Benchmark, Infinix Zero 5 mendapatkan poin 65430 yang mengungguli Vivo V7+. Mi A1, Moto G5s Plus. Puas?

Kamera

Infinix Zero 5 melanjutkan tren kamera ganda yang cukup banyak ditemukan pada ponsel-ponsel rilisan tahun 2017. Kamera ganda ini terletak di belakang, dengan kapasitas kamera pertama sebesar 12 MP dengan lensa wide-angle, sensor IMX386 dari Sony, bukaan f/2.0, 1,25 μm ukuran pikselnya. Kamera belakang kedua memiliki lensa telefoto dengan sensor S5K3M3 dari Samsung, bukaan f/2.6, 1,0μm ukuran pikselnya. Kamera kedua ini yang menjadi andalan 'optical zoom' dari Infinix Zero 5.

Kamera depan pun tak kalah jago. Infinix Zero 5 memiliki kamera dengan 16 MP, bukaan f/2,6 dengan sensor S5K3P8 dari Samsung. Maka tak heran apabila ponsel ini pun dijuluki juga dengan ponsel selfie milik Infinix.

Hasil foto kamera Infinix Zero 5, nih. Keduanya pakai kamera belakang, yang sebelah kiri hasil dari kamera biasa, sebelah kanan hasil optical zoom. (Sumber foto: fonearena.com)

Fitur Lainnya

Infinix Zero 5 memakai XOS Hummingbird berbasis Android Nougat. Ada beberapa fitur dari OS yang dikembangkan oleh Infinix ini, yakni selain fitur bawaan Nougat seperti split screen yang disebut Infinix sebagai Multi Window, juga ada XHide, XShare, dan XCloud.

Kesimpulan

Infinix Zero 5 mungkin adalah seri flagship terakhir yang bakal dipasang chipset Mediatek. Pasalnya Infinix telah bekerjasama dengan Qualcomm untuk pembuatan perangkat ber-chipset Snapdragon.

Tapi overall, meskipun memiliki chipset Mediatek, Infinix Zero 5 ini memiliki kemampuan yang sangat baik menurut para pengulas gadget. Apalagi di rentang harga yang terbilang mungil untuk kebongsoran ponsel ini.

Nah tunggu apalagi? Yuk ke situs Lazada untuk beli perangkatnya. Ayo beli Infinix Zero 5.
Read More

24 Januari 2018

Cara Optimasi SEO Video di YouTube

Video di YouTube pun ternyata nasibnya bisa sama dengan tulisan di blog. Ya, video bisa teronggok tak jelas di kanal masing-masing tanpa dilihat siapapun. Salah satu penyebabnya adalah video itu tak pernah ditemukan oleh mereka yang membutuhkannya.

Setiap orang yang mencari sesuatu di Google bakal disuguhkan dua hal, yakni video YouTube dan artikel di website. Untuk itu perlu ada optimasi mesin pencari agar video tadi bisa muncul di page one Google maupun menu pencarian di YouTube sendiri. Istilah umum untuk hal ini lazim disebut Search Engine Optimization (SEO). Ya, video di YouTube sangat perlu untuk dioptimasi SEO-nya. Bagaimana caranya?


Permulaan

1. Riset Kata Kunci

Sebelum membuat video, kata kunci memang diperlukan untuk menentukan video apa yang bakal dibuat maupun menentukan judul yang pas agar ramah SEO. Riset kata kunci ini berguna sekali untuk mengetahui apa yang sedang dicari banyak orang dan isu yang sedang trending. Pencarian terhadap kata kunci tentu saja mesti disesuaikan dengan niche channel YouTube yang sedang dibangun. Konsistensi terhadap channel ini nanti dibahas pada poin selanjutnya.

Ada cukup banyak alat untuk meriset kata kunci untuk dipakai. Karena kita sedang berada dalam ekosistem Google, ya sudah pakai saja alat dari Google yakni Google Trends. Di YouTube juga ada daftar video-video yang sedang trend, yang berguna sebagai referensi untuk digunakan sebagai gambaran video apa yang bakal dibuat.

2. Konsisten dengan Konten

Konten kreator mesti konsisten untuk membuat konten. Konsisten disini bukan hanya mengacu pada waktu update-nya yang rutin, tapi juga kontennya yang hanya mengulas pada satu masalah saja. Hal ini lazim disebut dengan niche. Ya sekali-kali boleh saja membahas hal diluar niche-nya, tapi tetap memasukkan unsur niche channel kita secara konsisten.

Misalnya begini, kita mengelola channel teknologi yang mengulas ponsel terbaru, aplikasi Android, maupun informasi seputar gadget. Nah suatu ketika kita diberi kesempatan untuk jalan-jalan. Di satu sisi kita ingin tetap mengulas niche yang sama, namun sungguh disayangkan kalau melewatkan begitu saja pemandangan bagus saat jalan-jalan tadi. Kalau membuat vlog untuk jalan-jalan saja, berarti kita sudah pindah niche, loh.

Ada banyak cara untuk mengakalinya. Jadi ketika jalan-jalan, bisa saja judulnya 'Mencoba Ponsel Somay Anti-Air di Raja Ampat'. Isinya tetap jalan-jalan tapi diselipkan ulasan ponsel yang memiliki fitur anti-air. Hal ini sudah banyak dilakukan oleh Youtuber teknologi yang saya ikuti.

3. Buat Durasi Video yang Lebih Panjang

Beberapa orang menyarankan untuk membuat video yang pendek-pendek saja. Ya mirip-mirip iklan. Hal ini memang masuk akal, sebab kegemaran pengguna internet adalah menikmati video yang pendek-pendek saja.

Namun video yang pendek tidak terlalu bagus untuk SEO. YouTube bakal senang kalau video yang dibuat setidaknya punya durasi paling tidak 5 menit. Hal ini secara umum mendandakan bahwa video tersebut punya kualitas yang bagus dan pembahasannya mendalam.

4. Segalanya Ditentukan Selama 48 Jam

Video yang akan diunggah di channel YouTube kita seharusnya sudah dipersiapkan matang-matang dari sisi konten, durasi, serta pembuatan judul, deskripsi, dan tag-nya. Sebab kalau berpikiran hal-hal tadi bisa diedit lagi, itu salah.

Algoritma mesin pencari merayap maksimal 48 jam setelah konten diunggah di YouTube. Sesudah itu, konten yang diunggah bakal berjaya di mesin pencari alias mendulang view yang banyak, atau hanya menjadi 'sampah' di channel kita. Hal ini tidak memiliki rewind, kita tak bisa memutar ulang apa yang sudah diunggah.

Saatnya Optimasi

1. Judul

Ada kalanya judul itu perlu dibuat sebombastis mungkin dengan penggunaan kata seru yang lumayan mencolok. Misalnya, Terungkap!!! Selama Ini Telor itu Bulat. Tapi mesti diingat dengan riset kata kunci yang sudah dilakukan. Artinya meski dibuat semenarik mungkin, di dalam judul itu mesti disertakan kata kunci yang menjadi sasaran.

2. Thumbnail

Thumbnail adalah pintu masuk yang sangat menentukan sebelum judul. Ya, mungkin terdengar aneh tapi begitulah adanya. Judul memang berpengaruh, tapi hanya terkait dengan mesin pencari. Tapi untuk menentukan apakah video itu akan dilihat atau tidak adalah thumbnail, alias gambar segi empat yang menjadi cover video.

Ada banyak saran dalam membuat thumbnail yang baik, diantaranya adalah gambarnya mesti jelas, jangan menggunakan salah satu frame dalam video, memakai gambar penuh dengan proporsi teks yang sedikit, dan jangan pula memasang logo channel atau apapun sebagai thumbnail.

3. Deskripsi Video

Silakan tuliskan deskripsi video sesuai dengan aturan YouTube. Namun ada hal yang perlu diingat, sepanjang apapun deskripsi itu selalu ada 'show more' setiap kali video itu dibuka.

Upayakan kalimat awal adalah kalimat yang menarik agar pengunjung mau membuka 'show more' tadi.

4. Video Tag

Jika mengunggah video berjudul 'Asyiknya Piknik di Pantai Ancol' maka tag yang digunakan tentu saja piknik, pantai, pantai ancol. Selain ketiga frase itu yang menjadi tag, misalnya agar videonya lebih menjangkau khalayak yang lebih luas, misalnya dengan tag raja ampat, tentu saja malah menurunkan optimasi SEO.

Analisa dan Penutupan

Setelah video berhasil diunggah, serta kita yakin dengan SEO-nya, tunggulah hingga 48 jam atau lebih sedikit untuk mendapatkan analisa yang komprehensif. Maksudnya apakah video itu berhasil mencapai view yang maksimal atau enggak. Video yang sukses di SEO bakal memiliki views yang jauh lebih tinggi dari subscriber-nya. Jadi video dengan SEO yang baik, selain mendatangkan views juga bakal meningkatkan jumlah subscribers.

Nah itu saja tips SEO YouTube. Artikel ini ditulis bukan berarti untuk menggurui. Saya juga menggali dari beragam sumber yang rencananya bakal diterapkan di channel sendiri. Oh iya saya memang sedang membangun channel YouTube, yang sebenarnya sudah hadir cukup lama tapi tak begitu terurus. Sekian artikel tentang SEO video di YouTube ini, jangan lupa subscribe channel saya ya hehe
Read More