29 Desember 2016

Greget! Restoran Ini Pakai iPad Sebagai Piring


San Fransisco memang dikenal sebagai gudangnya teknologi. Kota yang terletak di sebelah utara California ini memang punya Silicon Valley, tempat dimana ribuan perusahaan teknologi kelas wahid berada. Sebut saja Facebook, Google, Symantec, Adobe System, Nvidia, Yahoo!, SanDisk, Oracle, Intel, Cisco, dan lainnya berada di 'lembah' ini.


Aura teknologi memang terasa tampak jelas di kota tempat kelahiran Ben Affleck ini. Namun seterang-terangnya aura teknologi San Fransisco, agaknya tetap saja terasa janggal dengan apa yang dilakukan oleh restoran ini.

Pekan ini, sebagaimana diberitakan oleh banyak media, salah satunya Cosmopolitan, seorang koki mengunggah foto di Twitter tentang sebuah menu makanan. Menu ini diberi judul "A Dog in Search of Gold". Menunya biasa saja, hanya sebuah kroket dengan isian jamur putih. Namun sang koki yang bernama Richie Nakano, menyajikannya diatas iPad, alih-alih memakai piring keramik.

Ya, kamu tak salah baca jika restoran Quince, tempat Richie menyajikan kroket tadi, memakai tablet produksi Apple ini sebagai piring. Ia menjelaskan bahwa iPad ini benar-benar dalam kondisi hidup. Ia menyajikan makanan tadi bersamaan dengan video anjing air Portugal yang sedang berburu jamur.
Beberapa pertanyaan kemudian muncul. Apakah unggahan ini asli? Maksudnya, apakah makanan ini benar-benar disajikan kepada pengunjung? Lalu pertanyaan selanjutnya, apakah penggunaan iPad ini tidak kotor. Karena tidak mungkin setelah digunakan, iPad ini dicuci dengan air.

Menu ini asli dan steril

Foto kiriman Quince Restaurant (@quince_sf) pada

Koki lain sekaligus pemilik Quince, Michael Tusk mengiyakan akan penyajian menu tersebut. Bahkan penyajian semacam ini bukanlah yang pertama kalinya di Quince. Bulan kemarin, Quince menyajikan menu kaki katak lengkap dengan piring yang juga dari iPad.

Foto kiriman Chef Michael Tusk (@michaeltusk) pada

Tusk memberikan garansi bahwa penyajian dengan cara ini sama saja dengan memakai piring biasa. Maksudnya satu 'piring iPad' bisa untuk berkali-kali penyajian karena bisa dibersihkan. Loh, nggak rusak? Nggak, karena menurut Tusk, piring yang digunakan disesain khusus oleh Luke Bartels, pengrajin kayu setempat, yang memungkinkan iPad bisa diletakkan di bawah tanpa dikotori oleh makanan.

Sayangnya, sebagaimana layaknya restoran eksklusif lainnya, tak ada harga tertera yang bisa diakses secara umum. Bahkan penyajian dengan iPad ini pun tak ditampilkan di situs Quince. Namun jika dua buah kroket jamur putih ini dihargai USD 100, saya akan membelinya, asal satu paket bersama piringnya. Lumayan, dapat iPad.

Hallo! Tentang saya bisa dibaca disini. Untuk menghubungi pun bisa ke email ini.

1 comments so far

Silakan tinggalkan komentar ya, tapi jangan pakai anonim biar bisa dikunjungi balik dan jangan nitip backlink karena bakal terdeteksi spam by default... Thanks.
EmoticonEmoticon