22 Februari 2017

Tak Hanya 3310, Ponsel Nokia Unik Ini Seharusnya Dihidupkan Lagi


Jika ditanyakan berita tentang ponsel apa yang cukup menyita perhatian beberapa minggu ini? Tak salah apabila jawabannya adalah tentang Nokia 3310 yang akan dibangkitkan lagi dari kubur. Ya, ponsel jadul Nokia 3310. Ponsel yang pernah dirilis tahun 2000 dan mengalami diskontinu pada lima tahun kemudian.

HMD Global Oy sebagai pemilik nama Nokia memutuskan bakal kembali mengenalkan ponsel yang telah terjual 160 jutaan unit lebih itu pada agenda World Mobile Congress 2017 di Barcelona. Nokia 3310 yang baru akan dimodernisasi meski masih mempertahankan bentuk lawasnya. Namun tentu saja meski 3310 melegenda, HMD mestinya memikirkan pula ponsel Nokia lain yang cukup unik untuk dihadirkan kembali di rimba pasar elektronik.



Mengapa ponsel-ponsel Nokia perlu dihadirkan lagi? Selain betapa model smartphone Android yang itu-itu saja, aroma nostalgia pun bisa mengalahkan segalanya. Sebab ketika jaman Nokia berjaya, mereka yang mendamba hanya mampu dibelikan orang tua saja. Dan kini setelah bekerja, ponsel pertama yang dimodernisasi tentu akan dinanti sedemikian rupa.

Nah, inilah ponsel-ponsel Nokia yang perlu dipertimbangkan oleh HMD untuk diproduksi ulang. Selamat bernostalgia.

Nokia 8110

Penikmat The Matrix tentu akan sepakat jika ponsel tipe sliding ini masuk dalam daftar ponsel yang wajib dibangkitkan oleh HMD. Sebab ponsel yang jika masih hidup telah berusia 21 tahun ini pernah dipakai oleh Neo ketika berbicara dengan Morpheus sebelum mengenal dunia Matrix. Meski begitu, Nokia 8110 tak cuma menarik hanya dalam The Matrix.

Nokia 8110 sering disebut sebagai 'banana phone' sebab bentuknya yang mirip kontur pisang, sedikit melengkung. Hal ini membuat prosesi komunikasi seluler lebih mantap, sebab bentuknya mengikuti jalur telinga dan mulut yang memang tidak lurus. Ya, meski begitu tentu saja dengan slide-cover yang ada pada ponsel ini selain berfungsi melindungi tombol, juga membuat pemakainya seganteng Keanu Reeves.

Nokia 8110 dalam film Matrix / Sumber: red8.mx


N-Gage

'Mother of gamer phone' menurut saya layak disematkan kepada N-Gage, sebab bentuknya yang memang ditujukan untuk memainkan game. Ponsel yang pertama kali dirilis pada tahun 2003 ini punya bentuk yang tidak biasa dan lebih mirip kepada stik game. Konsekuensi dari posisi tombol inilah yang membuat Nokia menempatkan speaker dan mic untuk menelepon letaknya ada di atas. Dan bagian ini yang tidak menarik. Sebab kita mesti menelepon dengan memiringkan ponsel. Cukup aneh, tapi unik.

N-Gage saat dipakai / Sumber: Cybershack.com


Nokia N93i

Jika N-Gage diciptakan khusus untuk gamer, maka Nokia N93i khusus untuk pembuat video. Ponsel yang pertama kali dirilis pada 2007 ini memang punya bentuk yang bisa disesuaikan hingga mirip camcorder. Namun tak ada yang lebih membuat ponsel ini lebih dikenal selain ia mampu mengubah diri menjadi robot. Eh, itu hanya secuil adegan di film Transformers.

Nah, bukannya keren kalau ponsel kita mampu bertranformasi menjadi kamera video? Sebab dengan genggaman yang pas ketika N93i diubah bentuknya, dan tinggal resolusi kamera dan lensanya bisa ditingkatkan lagi oleh HMD.

Nokia N93i edisi Transformers / Sumber: tfw2005.com


Nokia 808 PureView

Inilah ponsel terakhir Nokia sebelum berpindah ke Microsoft. Sebenarnya langkah Nokia memang sudah tepat dengan peluncuran ponsel ini, sebab vendor Finlandia ini sudah membaca pasar yang bakal memanjakan penggunanya dengan kapasitas sensor kamera yang mumpuni. Sehingga keunggulan ponsel yang dirilis pada 2012 ini dibekali sensor PureView sebesar 41,3 MP. Hingga saat ini Nokia 808 PureView masih memegang rekor sebagai ponsel dengan resolusi kamera paling besar.

Di tangan Microsoft Nokia 808 PureView berganti nama menjadi Nokia Lumia 1020 setahun setelah peluncurannya. Di tangan Microsoft, Nokia 808 sedikit diubah bentuknya dan sistem operasi Symbian berganti menjadi Windows 8. Sementara itu, PureView dan besar sensor yang dimilikinya masih dipertahankan. Namun sayang, setelah Nokia 808 mengalami diskontinu pada 2015, Nokia Lumia 1020 pun menyusulnya setahun kemudian.

Dengan pertimbangan sensor yang besar, Nokia 808 PureView layak untuk dibangkitkan kembali dengan sistem operasi Android dan pembenaman kamera yang besar. Kalau boleh usul, kameranya jangan di belakang, tapi di depan sebagai selfie-cam. Bukannya mantap kalau punya kamera khusus selfie sebesar 41,3 MP?

Nokia 808 PureView / Sumber: gadgetwiki.com

Hallo! Tentang saya bisa dibaca disini. Untuk menghubungi pun bisa ke email ini.

2 comments

Wah ponsel smartphone saya tuh yang Nokia 3310 :D

:>) 'smart'phone, smart karena tahan banting :)

Silakan tinggalkan komentar ya, tapi jangan pakai anonim biar bisa dikunjungi balik dan jangan nitip backlink karena bakal terdeteksi spam by default... Thanks.
EmoticonEmoticon