25 Januari 2018

Infinix Zero 5, Ponsel Bongsor dengan Harga Mungil

Hari ini (25/1) Infinix secara resmi memasarkan Infinix Zero 5 alias X603. Sebuah ponsel yang sebenarnya telah dikenalkan secara global pada Desember 2017 kemarin di Dubai. Keistimewaan ponsel yang satu ini terletak pada kategorinya sebagai flagship dari pabrikan asal Hongkong tersebut, namun dibanderol dengan harga yang cukup mungil.

Fitur utama yang ditawarkan Infinix Zero 5 adalah RAM 6GB, kamera ganda, layar besar dengan balutan bodi yang solid. Keistimewaannya adalah Infinix membanderol Infinix Zero 5 sebagai yang termurah untuk ponsel dengan RAM 6GB di Indonesia. Saat yang lain memasang harga diatas Rp5 juta, Infinix cukup menawarkan Rp3.499.000 saja.

Pada peluncurannya, Infinix menggandeng Lazada untuk melakukan flash sale pada hari yang sama pukul 11.00 WIB. Apakah Infinix bakal menerapkan strategi hunger marketing layaknya brand sebelah? Sepertinya strategi ini bakal sulit diterapkan, sebab meski harganya terbilang murah untuk ponsel sekelasnya, tetapi bukan tergolong budget-phone yang bakal diburu orang.


Bodi

Sepintas kesan bongsor akan meluncur dari mulut untuk mengomentari postur Infinix Zero 5. Sebab dengan lebar layar 5,98 inci dengan tampilan Full HD, para pemilik tangan mungil bakal kesulitan untuk mengoperasikannya dengan satu tangan. Terlebih karena baterainya yang cukup besar, bobot Infinix Zero 5 menjadi tidak ringan lagi. Dengan ukuran lengkap bodi 166,4 x 82,4 x 7,9 mm, Infinix Zero memiliki bobot 197 gram.

Desain bodinya memang tak terlalu istimewa. Apalagi dengan melakukan diferensiasi di bagian kamera belakang, motif bodinya malah terkesan mirip Huawei P10 dengan kamera Leica-nya itu. Tapi secara keseluruhan build-quality Infinix Zero 5 sudah layak masuk ke ranah premium, meski ponsel ini tergolong kelas menengah.

Di sebelah kanan ada slot micro SD dan nano-SIM, serta di sebelah kiri ada slot nano-SIM kedua. Di bagian bawahnya ada lubang loudspeaker, microphone, USB Type-C, serta lubang audio 3,5 mm. Oh iya, fingerprint diletakkan di belakang. Sebab di bagian depan meski layarnya masih menyisakan bezel, Infinix Zero 5 memakai tombol home-back-recent app berada di layar.

Spesifikasi

Infinix Zero 5 memang tak cuma bongsor di ranah bodi, tapi juga spesifikasinya terbilang 'wah' untuk ponsel dengan harga Rp3 jutaan. Dimulai dari otak perangkat yang dipasang Helio P25 MT6757 CD Octa-core 2.6GHz, ditambah grafis yang ditopang oleh ARM MALI-T880 MP2 900MHz membuat pengguna Infinix Zero 5 bakal menggunakannya dengan tenang tanpa khawatir lag apalagi hang.

Apalagi kalau melihat RAM yang cukup besar mencapai 6GB dengan dukungan memori 64GB membuat kinerja dan penyimpanan perangkat menjadi mantap. Sebenarnya Infinix Zero 5 juga punya saudara kandung, yakni Infinix Zero 5 Pro. Keduanya punya spesifikasi yang serupa, namun hanya berbeda pada memori saja, sebab Infinix Zero 5 Pro dibekali kapasitas memori sebesar 128GB.

Baterai Infinix Zero 5 pun cukup bongsor. Kapasitas dayanya sebesar 4350mAh yang menurut klaimnya bisa bertahan 430 jam waktu stand by. Untunglah meskipun baterainya besar, chipset Mediatek Helio P25 mendukung fitur Quick Charge dengan bukti kepala charger yang bertuliskan 3A.

Satu lagi nih, buat yang mengimani Antutu Benchmark, Infinix Zero 5 mendapatkan poin 65430 yang mengungguli Vivo V7+. Mi A1, Moto G5s Plus. Puas?

Kamera

Infinix Zero 5 melanjutkan tren kamera ganda yang cukup banyak ditemukan pada ponsel-ponsel rilisan tahun 2017. Kamera ganda ini terletak di belakang, dengan kapasitas kamera pertama sebesar 12 MP dengan lensa wide-angle, sensor IMX386 dari Sony, bukaan f/2.0, 1,25 μm ukuran pikselnya. Kamera belakang kedua memiliki lensa telefoto dengan sensor S5K3M3 dari Samsung, bukaan f/2.6, 1,0μm ukuran pikselnya. Kamera kedua ini yang menjadi andalan 'optical zoom' dari Infinix Zero 5.

Kamera depan pun tak kalah jago. Infinix Zero 5 memiliki kamera dengan 16 MP, bukaan f/2,6 dengan sensor S5K3P8 dari Samsung. Maka tak heran apabila ponsel ini pun dijuluki juga dengan ponsel selfie milik Infinix.

Hasil foto kamera Infinix Zero 5, nih. Keduanya pakai kamera belakang, yang sebelah kiri hasil dari kamera biasa, sebelah kanan hasil optical zoom. (Sumber foto: fonearena.com)

Fitur Lainnya

Infinix Zero 5 memakai XOS Hummingbird berbasis Android Nougat. Ada beberapa fitur dari OS yang dikembangkan oleh Infinix ini, yakni selain fitur bawaan Nougat seperti split screen yang disebut Infinix sebagai Multi Window, juga ada XHide, XShare, dan XCloud.

Kesimpulan

Infinix Zero 5 mungkin adalah seri flagship terakhir yang bakal dipasang chipset Mediatek. Pasalnya Infinix telah bekerjasama dengan Qualcomm untuk pembuatan perangkat ber-chipset Snapdragon.

Tapi overall, meskipun memiliki chipset Mediatek, Infinix Zero 5 ini memiliki kemampuan yang sangat baik menurut para pengulas gadget. Apalagi di rentang harga yang terbilang mungil untuk kebongsoran ponsel ini.

Nah tunggu apalagi? Yuk ke situs Lazada untuk beli perangkatnya. Ayo beli Infinix Zero 5.

Admin di beberapa blog. Kunjungi personal blognya di Doel.web.id. Untuk menghubungi saya bisa ke email ini.

4 comments

Sebelumnya salam kenal ya, Bang..
Sebagai pengguna infinix, aku merasa mupeng lihat ini. Apalagi tahu kabarnya dari instagram resmi infinix, serasa pengen gantin ini. Cocok banget buat nemenin ngeblog nih..hehe

Paling suka sama kameranya dan speknya jos banget, aku rasa sepadan dengan harganya ya..

Salam kenal juga, mas Andi.
Wah keren pengguna Infinix juga... Ayo mas dipinang Infinix Zero 5 nya :-)

Kalau body nya yang gede, ngga terlalu masalah sih buat saya mas. Asal speknya tinggi, ya menarik banget kalau buat dipinang. Tapi harganya... kantong saya belum siap. Hehe

Infinix Zero 5 lumayan bikin galau, spek yang lumayan tapi sayangnya bukan budget-phone hikss

Tinggalkan jejak komentar, sebab apalah arti perjalanan tanpa ada kenangan... :-)
EmoticonEmoticon