12 Juni 2018

Salurkan Zakat Fitrah Secara Online di Enam Tempat Ini


Pada sisa akhir ramadan, fokus kegiatan biasanya terbagi kedalam tiga hal. Yang pertama bagi mereka yang merantau, biasanya fokus untuk urusan mudik. Bagi mereka yang suka belanja, jelang akhir ramadan biasanya terlena pada aktivitas membeli kebutuhan berlebaran yang sering dibanjiri diskon. Yang terakhir, banyak yang mengisi waktunya dengan beriktikaf di masjid.

Apapun kesibukannya, mobilitas jelang akhir ramadan biasanya sedang tinggi-tingginya dibandingkan pada pertengahan apalagi di awal bulan. Padahal ada satu lagi kewajiban bagi umat Islam yang sedang menyambut hari kemenangan, yakni membayar zakat fitrah. Karena kesibukan itulah, kewajiban yang satu ini seringkali terlupakan, meski pada akhirnya dibayarkan dengan tergesa-gesa dan di tenggat waktu paling akhir.

Untunglah di era digital saat ini, beberapa lembaga filantropi membuka layanan zakat yang kekinian. Mereka beradaptasi dengan mobilitas manusia yang kian hari kian tinggi, namun tak pernah melepaskan diri dari gawai. Oleh karenanya, lembaga-lembaga tersebut memanfaatkan kedekatan manusia kekinian dengan dunia digital dengan membuat layanan zakat fitrah online. Buat yang belum tahu, berikut ini beberapa lembaga yang membukanya.

BAZNAS: Muzaki Corner
Sinergi BAZNAS dengan salah satu ecommerce. (Gambar: Republika)
Siapa yang tak kenal BAZNAS atau Badan Amil Zakat Nasional? Lembaga negara yang mengkhususkan diri untuk menghimpun dan mengelola zakat, infak, dan sedekah secara nasional ini telah didirikan sejak tahun 2001. Lembaga ini memang tidak termasuk ke dalam struktur pemerintahan, sehingga melaksanakan pekerjaannya secara mandiri, namun tetap berada dibawah koordinasi dengan Presiden melalui Menteri Agama.

Dalam melayani dinamika zaman yang serba digital, BAZNAS telah membuka Muzaki Corner. Layanan ini merupakan fasilitas online untuk melayani para pembayar zakat melalui aplikasi Android dan website. Anda bisa membuka layanan itu di http://muzaki.baznas.go.id/ atau di Play Store.

Untuk wilayah Jabodetabek, pada awal Juni 2018, BAZNAS sudah merilis M-Cash, sebuah mesin yang melayani pembayaran beberapa kebutuhan rumah dan pembayaran zakat. Ada 700 pusat perbelanjaan di wilayah Jabodetabek yang sudah terpasang mesin ini. Melalui M-Cash, masyarakat bisa memilih untuk membayar zakatnya dengan uang elektronik maupun tunai.

Lazismu: Layanan Donasi Online
Kegiatan Lazismu Lhokseumawe (Gambar: Lazismu)
Lazismu merupakan lembaga filantropi yang didirikan oleh ormas Muhammadiyah pada tahun 2002. Peranannya di masyarakat memang bisa diidentifikasi persis dengan peran Muhammadiyah yang terbagi kedalam tiga poin: 1) Pendidikan dan kesehatan; 2) Ekonomi; 3) kemanusiaan, dakwah, dan sosial.

Saat ini, Lazismu sudah membuka Layanan Donasi Online di sini https://www.lazismu.org/paket-donasi. Metode layanan zakat ini bisa dilakukan melalui proses transfer ATM maupun di teller. Meski begitu Lazismu menyediakan sepuluh rekening yang bisa disesuaikan dengan pembayar zakat.

NU Care Lazisnu: Go-ZIS
Koin NU. (Gambar: RMOL)
Kalau dilihat dari namanya, anda mesti tahu lembaga ini dibentuk oleh siapa. Ya, lembaga ini berada dibawah naungan ormas Nahdlatul Ulama. NU Care merupakan sebuah rebranding dari Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) yang sudah berdiri sejak 2004. Garis kerjanya ya memang serupa dengan apa yang dikerjakan oleh NU, yakni pendidikan dan kepesantrenan, layanan kesehatan, pengembangan ekonomi, dan kebencanaan.

Sayangnya, NU Care ini belum mengoptimalkan fasilitas digital yang saat ini masif digunakan. Meski begitu, ada layanan Go-ZIS yang selain memanfaatkan saluran telepon dan SMS konvensional, juga mengoptimalkan layanan WhatsApp. Dengan jaringan NU yang masif dan Lazisnu yang ada di setiap daerah, optimalisasi Go-ZIS ini sepertinya bisa melayani kebutuhan penyaluran zakat anda. Silakan ke laman ini untuk lebih jelasnya https://www.nucare.id/go-zis.

Dompet Dhuafa: Donasi Online
Dapur umum Dompet Dhuafa. (Gambar: ddhongkong.org)
Lembaga yang satu ini merupakan metamorfosa dari lembaga filantropi para jurnalis Republika yang bernama sama. Lambat laun, perkembangannya yang semakin pesat sejak didirikan pada April 1993, membuat Dompet Dhuafa mampu berdiri sendiri dan sedikit terlepas dari manajemen lama yang menaunginya.

Dompet Dhuafa membuka layanan donasi secara online yang ada di laman donasi.dompetdhuafa.org. Ada empat jenis sumbangan yang dilayani pada laman ini, yang pertama Zakat dengan beragam jenisnya termasuk zakat fitrah, infak dan sedekah, wakaf, dan sumbangan kemanusiaan. Metode pembayaran yang dipakai ada enam, yakni transfer bank, Mandiri Clickpay, CIMB Clicks, kartu kedit MasterCard dan Visa, Mandiri e-Cash, dan Internet Banking (IB) Muamalat.

Rumah Zakat: Sharing Happiness
Relawan Rumah Zakat membantu korban banjir. (Gambar: Republika)
Dulu, Rumah Zakat bernama Dompet Sosial Ummul Quro (DSUQ) yang berdiri pada 1998. Lembaga ini berkonsentrasi pada penggalangan dana kemanusiaan. Pada 2003, perkembangan zaman yang dinamis menuntut DSUQ untuk bertranformasi. Dan lewat keputusan Mendagri pada waktu tahun 2003, DSUQ secara resmi menjadi Lembaga Amil Zakat Nasional, hingga setahun kemudian berubah nama menjadi Rumah Zakat.

Untuk memisahkan antara program pemberdayaan yang menjadi peran utamanya, Rumah Zakat membuat program Sharing Happines yang merupakan program penggalangan dananya. Melalui program ini pula, layanan zakat bisa dilakukan lewat jalur online. Untuk menyalurkan zakat, anda bisa langsung ke laman ini https://sharinghappiness.org/zakat dan pilih zakat sesuai kebutuhan anda.

Di Sharing Happiness, ada banyak metode pembayaran yang bisa dipilih yakni melalui transfer bank pada Bank Mandiri, Bank BNI, Bank BNI Syariah, Bank BCA, dan Bank BRI. Juga ada pembayaran instan melalui kartu kredit, Mandiri ClcikPay, IB Muamalat, Doku Wallet, dan BRI e-Pay.

ACT: Global Zakat
Agenda kapal kemanusiaan ACT di Bangladesh. (Gambar: ACT)
ACT sering dikenal lewat aksi-aksi kemanusiaannya di negeri-negeri konflik dan bencana. Wajar saja, sebab sejak 2012 lembaga yang berdiri pada tahun 2005 ini resmi bertranformasi menjadi lembaga kemanusiaan global dengan jangkauan yang lebih luas. Wilayah kerjanya meliputi kawasan Asia tenggara, Asia Selatan, Indocina, Timur Tengah, Afrika, dan Eropa Timur.

Untuk itulah bagi yang bersimpati dengan kondisi konflik di manapun, tampaknya paling pas untuk berdonasi maupun menyalurkan zakatnya di lembaga ini. Meski tentu saja penyalurannya banyak pula di dalam negeri. ACT membuka layanan zakat fitrah yang bisa diakses melalui https://globalzakat.id/#zakat-fitrah. Anda mesti masuk sebagai pengguna untuk menyalurkan zakat.

Ada banyak pilihan metode pembayaran, yakni melalui DOKU Wallet, e-Pay BRI, Dompetku, CIMB Clicks, IB Muamalat, T-Cash, Mandiri Clickpay, iPaymu, XL Tunai, Danamon Online Banking, PayPal, dan Go-Pay. ACT juga menerima transfer antar bank melalui Mandiri, Mandiri Syariah, Bank Muamalat, CIMB Niaga, BNI Syariah, dan virtual account lewat BNI Syariah dan Permata Bank.

Penutup

Sebetulnya masih banyak lembaga lainnya yang membuka penyaluran lewat jalur online seperti itu, cuma karena keterbatasan tempat menyebabkan tak bisa ditulis semuanya. Aplikasi yang mengintegrasikan lembaga itu pun ada banyak sekali, asal pintar-pintar memilih mana aplikasi yang amanah mana yang tidak.

Pada akhirnya pilihan ada di tangan anda, mau menyalurkan kemana atau lewat cara apa. Kalau saran saya, ya lebih baik disalurkan ke lembaga di dekat rumah saja. Sebab manfaatnya bisa dirasakan oleh lingkungan anda sendiri, yang mungkin saja banyak orang yang kurang beruntung yang luput dari kebaikan-kebaikan anda selama ini.

Tapi kalau anda sibuk sekali, ya apa boleh buat. Layanan zakat online tadi diciptakan untuk orang-orang seperti anda. Sebab kemanapun penyalurannya dan bagaimanapun caranya, yang penting kewajiban zakat bisa ditunaikan dengan baik. Selamat berlebaran.

Admin di beberapa blog. Kunjungi personal blognya di Doel.web.id. Untuk menghubungi saya bisa ke email ini.

14 comments

Di zaman yang serba digital ini memang semakin mudah aja ya, Mas. Semoga banyak membantu siapa pun yang mau menyaurkan zakatnya.

jaman digital seperti sekarang semuanya serba online termasuk urusan zakat , makasih referensi tempat penyaluran zakat terercaya na

Dengan membayar zakat secara online ini lebih mempermudah dalam menyalurkannya. Tidak tergesa-gesa dlm membayar zakat

Alhamdulillah..saat ini semakin banyak lembaga sosial yang menengani ZIS. Sehingga semakin mempermudah

Berzakat jadi makin mudah dengan adanya aplikasi zakatonline, semoga dengan segala kemudahan ini makin banyak kaum muslimin yang mau berzakat.

Belum pernah sih kalau zakat fitrah secara online. Karena di sekolahnya anak-anak pasti sudah ada edaran untuk berzakat, infak, shodaqoh dan wakaf.

Iya mas, jadi nggak ada alasan lagi buat ketinggalan zakat fitrah karena sibuk.

Kalem ya kang jare wong indramayu sih :-)

Amiin, semoga kang Maman.

Utamakan zakat di tempat yang terdekat bu. Insya Allah semuanya baik.

Alhamdulillah dari artikel ini saya jadi berniat untuk langganan sedekah di salah satu lembaga zakat yang direkomendasikan :)

Silakan tinggalkan komentar ya, tapi jangan pakai anonim biar bisa dikunjungi balik...
EmoticonEmoticon