Right Runner UNICEF: Memahami Hak Anak dengan Game

Sebuah hipotesis mengatakan kalau game bisa menjadi sarana belajar yang efektif bagi siapapun. Dengan game, pengembang bisa mengampanyekan sesuatu dengan game mereka. Hipotesis inilah yang mendorong UNICEF untuk membuat Right Runner, sebuah game petualangan yang pada dasarnya berisi tentang hak-hak anak.

Lewat game ini pula, UNICEF juga memberi kode bahwa dana yang didonasikan oleh para donatur diperuntukkan guna kampanye hak-hak anak. Jadi buat anda yang memberikan donasi pada UNICEF, maka jangan khawatir kalau dananya dipakai untuk membayar honor Nicholas Saputra. Cuma kalau mau berhenti donasi ya silakan ke artikel cara berhenti donasi unicef di blog ini.

right runner unicef

Sepengetahuan saya, salah satu lembaga yang cukup profesional dalam mengelola dana ya UNICEF ini. Ia semacam menjadi pionir dalam lembaga kerelawanan modern, dimana peta jalannya jelas, programnya inklusif, dan laporannya transparan. Dan profesionalisme mereka ditunjukkan dengan pembuatan game Right Runner ini.

Apa sih Right Runner itu?

Right Runner merupakan game yang dikembangkan oleh UNICEF. Game ini dirilis bertepatan dengan Hari Anak Internasional 2019 yang diperingati setiap tanggal 20 November setiap tahunnya. Secara etimologis Right Runner berarti pelari untuk memperjuangkan hak. Sehingga secara istilah UNICEF mengatakan kalau Right Runner merupakan game untuk mengampanyekan hak-hak anak kepada masyarakat.

Hak anak sendiri ada lima, yakni hak bermain, hak belajar, hak hidup di lingkungan yang bersih dan aman, hak terbebas dari kekerasan, dan hak untuk didengarkan. Keseluruhan hak ini dielaborasi dalam setiap tahapan game Right Runner.

Right Runner mengambil lokasi petualangan di Amerika Latin dan Karibia. Jenis permainannya merupakan petualangan dengan konsep halang rintang. Untuk menempuh petualangan halang rintang ini, pemain memilih salah satu karakter. Dengan karakter itu, pemain mesti memainkan skateboard, parkour, menyelamatkan diri ketika banjir besar, melompat dan berseluncur di perkotaan yang gelap dan berbahaya.

Diantara halang rintang yang mesti ditunaikan tersebut, pemain mesti mengumpulkan sebanyak mungkin koin yang disimbolkan dengan "megaphone". Simbol ini untuk mengingatkan kalau permainan ini merupakan upaya agar hak anak untuk didengar lebih diperhatikan oleh banyak orang.

Rintangan tersebut merupakan rintangan yang familiar di kehidupan sehari-hari. Sebetulnya buat yang tak biasa dengan permainan semacam ini ya agak sulit juga. Namun tenang saja, pemain juga dibantu oleh rekan setim yang bergabung untuk menuntaskan misi yang sama. Dan ingatlah kumpulkan megaphone sebanyak mungkin.

Melalui game ini UNICEF membawa pengalaman permainan yang cukup menarik. Game ini tidak mudah, namun tidak juga telalu sulit. Pemain hanya perlu meningkatkan reflek dalam menghindari rintangan yang tersedia di game ini. Reflek tersebut mesti lincah antara menekan tombol kanan untuk melompat, menekan lama untuk memainkan trik tertentu, dan menekan tombol kiri untuk meluncur.

Pemain bisa mengumpulkan sebanyak mungkin rekan setim dengan cara memberikan kesan dengan mengumpulkan skor yang cukup banyak. Lebih banyak orang yang bergabung dalam tim lebih baik. Pada level 5 atau level terakhir, kemukakan suara di mic smartphone dan capailah puncak gunung pada akhir permainan.

Untuk memainkan game ini, pemain hanya perlu mengunduhnya di Play Store maupun App Store secara gratis. Tidak ada iklan dan pembayaran tertentu ketika game ini berjalan. Ya namanya juga game dari UNICEF. Silakan komentar apabila anda sudah memainkannya.
Artikel Terkait:

Belum ada Komentar untuk "Right Runner UNICEF: Memahami Hak Anak dengan Game"

Posting Komentar

Silakan sampaikan pendapatnya ya. Maaf dimoderasi buat menghindari spam.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel